PB ESI Perkuat Ekosistem Esports Nasional, Fokus pada Tata Kelola dan Perlindungan Atlet

PB ESI Perkuat Ekosistem Esports Nasional, Fokus pada Tata Kelola dan Perlindungan Atlet

Olahraga | sindonews | Selasa, 15 September 2026 - 16:37
share

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem Esports nasional agar semakin sehat, profesional, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru PB ESI masa bakti 2026–2030 yang dikukuhkan di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB ESI Jenderal TNI (Purn.) M. Herindra, pengembangan Esports Indonesia tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi di berbagai ajang kompetisi internasional. PB ESI juga menaruh perhatian pada penguatan tata kelola serta perlindungan bagi atlet dan seluruh pelaku industri esports.

Herindra mengatakan, penguatan regulasi dan standardisasi menjadi fondasi penting untuk membangun industri Esports yang semakin profesional. Hal tersebut mencakup kepastian hukum, perlindungan kontrak pemain profesional, standar pembinaan, hingga aspek kesehatan atlet.

"PB ESI mendorong regulasi dan standardisasi untuk melindungi atlet dan pelaku industri, termasuk kepastian hukum dan perlindungan kontrak pemain. Kesehatan fisik dan mental atlet juga menjadi bagian penting untuk membangun ekosistem esports yang sehat, aman, dan berkelanjutan," kata Herindra.

Menurutnya, pembenahan ekosistem esports tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, PB ESI, industri, komunitas, dan masyarakat agar perkembangan esports berjalan secara terarah.Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat mengatakan, pemerintah berperan dalam membangun kebijakan dan fondasi, sementara PB ESI memastikan pembinaan serta tata kelola esports berjalan secara profesional. Di sisi lain, industri dan masyarakat turut memiliki peran dalam memperkuat ekosistem tersebut.

"Pemerintah membangun kebijakan dan fondasi, PB ESI memastikan pembinaan dan tata kelola berjalan profesional, sementara industri serta masyarakat turut memperkuat ekosistemnya," ujar Taufik.

Senada, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn.) Marciano Norman berharap kepengurusan baru PB ESI mampu membawa Esports Indonesia semakin maju, terutama melalui tata kelola yang lebih baik. Ia juga menilai penguatan ekosistem Esports perlu berjalan beriringan dengan pengembangan industri game nasional.

Menurutnya, keberadaan game lokal yang kuat dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar sekaligus mendorong agar perputaran uang di industri esports semakin banyak terjadi di dalam negeri. "Pengembangan game lokal perlu terus didorong agar perputaran ekonomi dan belanja masyarakat dalam industri esports semakin banyak berada di dalam negeri," kata Marciano.

Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Esports Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mencetak atlet berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga berkembang menjadi industri yang memiliki tata kelola profesional, memberikan perlindungan bagi para pelakunya, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Topik Menarik