Tim Pencari Bakat PB Djarum Mulai Kantongi Kandidat Peraih Super Tiket

Tim Pencari Bakat PB Djarum Mulai Kantongi Kandidat Peraih Super Tiket

Olahraga | sindonews | Sabtu, 12 September 2026 - 20:18
share

Persaingan memperebutkan Super Tiket semakin mengerucut pada hari keempat Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (12/9). Selain diberikan melalui jalur turnamen, Super Tiket juga dapat diberikan oleh Tim Pencari Bakat kepada peserta yang gagal melaju, tetapi dinilai memiliki potensi untuk berkembang menjadi atlet top dunia di masa mendatang.

Legenda bulutangkis PB Djarum sekaligus anggota Tim Pencari Bakat PB Djarum, Hastomo Arbi, mengatakan pengamatan terhadap para peserta dilakukan secara variatif dan komprehensif. Selama empat hari mengamati pertandingan dari tepi lapangan, peraih Piala Thomas 1984 itu telah mengantongi sejumlah nama atlet muda, khususnya dari sektor putra.

“Saya mengantongi beberapa nama karena saya lihat skill mereka itu bagus sekali. Dari cara bertandingnya ada yang berbeda dari pemain lain dan juga dari postur tubuh. Tapi penilaian yang terpenting ialah bagaimana kita bisa memproyeksikan apakah mereka bisa diasah dan menjadi atlet berkualitas di masa mendatang,” ucap kakak Hariyanto Arbi ini.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian pada fase turnamen Sabtu (12/9) adalah atlet KU-11 putra asal Palembang, Jethro Alexander Kemas. Peserta yang sudah tiga kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum sejak 2024 itu berhasil meraih kemenangan dan melangkah ke babak berikutnya.

Kemenangan tersebut terasa lebih istimewa bagi Jethro karena lawan yang dikalahkannya merupakan pemain yang menyingkirkannya pada audisi tahun lalu.

“Saya sudah tiga kali ikut Audisi Umum PB Djarum. Waktu pertama kali ikut saya langsung kalah di pertandingan pertama. Tahun lalu sempat masuk karantina tetapi akhirnya gagal lolos karena waktu itu saya sakit jadi kondisinya agak kurang maksimal. Hari ini saya berhasil menang melawan pemain yang ngalahin saya di audisi tahun lalu, senang banget. Saya mau masuk PB Djarum supaya bisa menjadi pemain hebat. Terus juga bisa bikin bangga orang tua yang sudah banyak berkorban untuk saya latihan bulutangkis. Semoga tahun ini bisa dapat Super Tiket lagi dan kalau bisa lolos masuk PB Djarum,” ucap Jethro.Sementara dari sektor putri, anggota Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Maria Kristin Yulianti, juga mengaku telah mengantongi sejumlah nama yang berpeluang mendapatkan Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat. Menurut peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu, semangat juang peserta saat bertanding menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan.

“Biasanya, kandidat peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat ini berasal dari peserta yang gugur di babak turnamen di 32 besar. Kami melihat kerja keras dan daya juang mereka di lapangan, jadi tidak hanya hasil akhir semata. Dan dari pengamatan kami, ada beberapa yang mainnya ngoyo dan terlihat tidak mau kalah. Artinya mereka memiliki spirit yang tinggi untuk menang, ini yang juga bisa menjadi kandidat peraih Super Tiket,” tutur Maria Kristin.

Salah satu peserta yang dinilai memiliki fighting spirit tinggi adalah Syarifah Adshila Nugroho. Pada babak 32 besar, peserta KU-12 putri asal PB Champion Reborn Yogyakarta itu menang melalui rubber game atas Riezqy Magisthira Nasruddin dari PB Champion Klaten dengan skor 12-21, 21-17, 21-10.

Bagi Syarifah, Audisi Umum PB Djarum tahun ini merupakan keikutsertaan keduanya. Tahun lalu, langkahnya terhenti di tahap karantina.

“Tapi waktu itu gak berhasil masuk PB Djarum karena tim pelatihnya merasa aku tampil kurang semangat. Jadi sekarang aku mencoba lebih siap di atas lapangan, secara fisik juga harus ditingkatkan. Selain itu juga harus tetap bisa mengontrol diri dan lebih percaya diri. Semoga bisa mendapatkan Super Tiket lagi untuk tahun ini. Apalagi sekarang aku ke sini tanpa ditemani orang tua. Jadi lebih terpacu untuk membuktikan diri kalau aku bisa memperbaiki apa yang kurang tahun lalu. Jadi aku akan memaksimalkan di audisi kali ini,” kata Shila.

Tahapan Turnamen Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus akan memasuki babak akhir pada Minggu (13/9). Pada hari terakhir Tahap Turnamen tersebut, akan diumumkan peserta yang berhak mendapatkan Super Tiket dan melanjutkan perjuangan ke tahap karantina.Untuk mengamankan Super Tiket melalui jalur turnamen, peserta putra wajib menembus babak semifinal. Sementara bagi peserta putri, Super Tiket diberikan kepada pebulutangkis muda yang berhasil mencapai babak final.

Selain melalui jalur kemenangan di lapangan, peluang bergabung dengan PB Djarum juga terbuka melalui Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat. Tiket tersebut diberikan kepada peserta yang dinilai memiliki potensi menjanjikan untuk diasah lebih lanjut, meskipun gagal melaju ke semifinal atau final pada Tahap Turnamen.

Peserta yang mendapatkan Super Tiket selanjutnya akan menjalani tahap karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum. Dalam periode tersebut, mereka akan dinilai dari berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik, kedisiplinan, kemampuan (skill), hingga perilaku sehari-hari di luar lapangan, sebelum dinyatakan layak menjadi atlet binaan PB Djarum.

Topik Menarik