Beberapa Gunung Meletus Bersamaan, Apa Maknanya Menurut Islam?

Beberapa Gunung Meletus Bersamaan, Apa Maknanya Menurut Islam?

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 7 September 2026 - 09:39
share

Fenomena beberapa gunung meletussecara bersamaan di Indonesia menjadi perhatian masyarakat. Erupsi gunung api merupakan salah satu fenomena alam dahsyat yang dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kehidupan manusia. Letusan gunung dapat memuntahkan abu vulkanik, lava, awan panas hingga material vulkanik lainnya yang berpotensi membahayakan manusia dan lingkungan di sekitarnya.

Dalam perspektif Islam, fenomena alam seperti gunung meletus tidak hanya dapat dilihat dari sisi ilmiah. Al-Qur’an berulang kali mengajak manusia memperhatikan gunung sebagai salah satu tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Al-Qur’an bahkan menggambarkan gunung bukan hanya sebagai bagian dari ciptaan Allah yang kokoh, tetapi juga sebagai sesuatu yang dapat berguncang, bergerak, dihancurkan dan berubah menjadi material yang berhamburan. Namun, ayat-ayat Al Qurantersebut terutama menggambarkan kedahsyatan peristiwa hari kiamat. Karena itu, setiap erupsi gunung atau gempa bumi tidak serta-merta dapat disebut sebagai pertanda pasti bahwa kiamat sudah dekat.

Fenomena alam tersebut justru dapat menjadi momentum bagi manusia untuk merenung, menyadari keterbatasan dirinya dan semakin mengenal kebesaran Allah SWT.

Gunung dalam Al-Qur’an

Salah satu gambaran mengenai dahsyatnya perubahan gunung terdapat dalam Surah Al-Muzzammil ayat 14:يَوْمَ تَرْجُفُ الْأَرْضُ وَالْجِبَالُ وَكَانَتِ الْجِبَالُ كَثِيبًا مَّهِيلًا

Artinya: "Ingatlah pada hari ketika bumi dan gunung-gunung berguncang keras, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan."

Baca juga:Pesan Surat An-Nur Ayat 14: Luasnya Rahmat Allah Mengalahkan Murka-Nya

Gambaran serupa terdapat dalam sejumlah ayat lainnya. Dalam Surah Al-Kahfi ayat 47, Allah SWT menyebut gunung-gunung akan dijalankan dan bumi tampak terbuka.

Sementara itu, Surah At-Takwir ayat 3 dan Al-Mursalat ayat 10 menggambarkan gunung-gunung yang dihancurkan.Dalam Surah Al-Qari'ah ayat 5, gunung digambarkan seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Adapun Surah Al-Haqqah ayat 14 menggambarkan bumi dan gunung diangkat kemudian dibenturkan dengan sekali benturan.

Ayat-ayat tersebut menunjukkan betapa dahsyatnya perubahan alam ketika datang ketetapan Allah SWT pada hari kiamat.

Dahsyatnya Hari Kiamat

Gambaran mengenai kehancuran gunung juga terdapat dalam Surah Al-Ma'arij ayat 9 dan Surah Thaha ayat 105. Gunung digambarkan berubah menjadi sesuatu yang ringan dan beterbangan serta dihancurkan sehancur-hancurnya.

Allah SWT juga berfirman dalam Surah An-Naml ayat 88:

وَتَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ ۚ صُنْعَ اللَّهِ الَّذِي أَتْقَنَ كُلَّ شَيْءٍ ۚ إِنَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَفْعَلُونَ

Artinya: "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan seperti jalannya awan. Begitulah perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."Al-Qur’an juga menggambarkan gunung dalam konteks peristiwa lainnya. Surah Al-A'raf ayat 171 menyebut gunung yang diangkat di atas suatu kaum hingga mereka mengira gunung tersebut akan jatuh menimpa mereka.

Ketika Bumi Berguncang

Selain Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW juga menyebut fenomena gempa dalam rangkaian tanda-tanda menjelang hari kiamat.

Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Kiamat tidak akan datang sebelum banyak terjadi gempa bumi." (HR Bukhari, Kitab Al-Fitan).

Dalam sejumlah riwayat lainnya juga disebutkan berbagai peristiwa yang akan terjadi menjelang hari kiamat, termasuk semakin banyaknya gempa bumi.

Para ulama memberikan penjelasan mengenai hadis tersebut dalam konteks tanda-tanda kiamat. Namun, hadis tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa setiap gempa, letusan gunung atau bencana tertentu merupakan tanda bahwa kiamat akan segera terjadi.

Erupsi Gunung Bukan Berarti Kiamat Segera Tiba

Karena itu, fenomena gunung meletus maupun gempa bumi perlu disikapi secara bijak. Dari sisi ilmu pengetahuan, erupsi gunung api memiliki proses geologis yang dapat dipelajari dan dipantau.Sementara dalam perspektif keimanan, fenomena tersebut dapat menjadi sarana untuk mengambil pelajaran dan mengingat kekuasaan Allah SWT.

Gunung yang selama ini terlihat kokoh ternyata dapat berguncang dan berubah. Bahkan Al-Qur’an menggambarkan gunung-gunung yang begitu besar akan hancur ketika datang ketetapan Allah SWT pada hari kiamat.

Pesan yang dapat direnungkan adalah manusia tidak seharusnya terlena oleh kekuatan dan kestabilan dunia. Segala sesuatu yang ada di bumi berada dalam kekuasaan Allah SWT.

Dengan demikian, beberapa gunung yang mengalami erupsi secara bersamaan tidak otomatis berarti kiamat akan segera terjadi. Namun, peristiwa tersebut dapat menjadi pengingat agar manusia semakin rendah hati, memperbanyak introspeksi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Wallahu a'lam.

Baca juga:Gunung Meletus dalam Islam, Apakah Tanda Allah SWT Sedang Murka?

Topik Menarik