Pelni dan Jasaraharja Putera Serahkan Bantuan Korban Kecelakaan di Lorens Say
Gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 lalu turut berdampak pada kawasan Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Sikka. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di area pelabuhan dan memicu kepanikan masyarakat di sekitar lokasi.
Dalam kejadian tersebut, tercatat tiga orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Merespons kejadian tersebut, PT Jasaraharja Putera bergerak cepat dengan menindaklanjuti informasi mengenai korban serta berkoordinasi dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero dan pihak terkait. Baca juga:Update Gempa M7,7 Flores NTT: 111 Orang Meninggal, Pengungsi Turun 4.142 Jiwa
Melalui perlindungan Asuransi Tanggung Jawab Jasa Pengangkutan Penumpang (ATJP-PK), PT Jasaraharja Putera membayarkan santunan maksimal sebesar Rp72,5 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia. Dalam penyelesaian klaim, PT Jasaraharja Putera bersama Pelni melakukan verifikasi data korban dan pemenuhan dokumen yang diperlukan.
Koordinasi kedua perusahaan dilakukan untuk memastikan manfaat pertanggungan dapat disalurkan kepada pihak yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Direktur Teknik merangkap Plt. Direktur Keuangan, Umum & SDM PT Jasaraharja Putera, Suhardiman, menyampaikan bahwa respons yang cepat merupakan bagian penting dari pelayanan perusahaan, terutama dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.
Suhardiman menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Sejak menerima informasi kejadian, PT Jasaraharja Putera segera menindaklanjutinya melalui koordinasi dengan Pelni dan pihak terkait. ”Pembayaran manfaat perlindungan kepada ahli waris merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan hak atas perlindungan dapat dipenuhi secara cepat dan tepat. Bagi kami, pelayanan tidak hanya tentang memenuhi kewajiban pertanggungan, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya, Sabtu (5/9/2026).
Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni Nuraini Dessy mengapresiasi penanganan klaim dan sinergi yang terjalin erat dalam merespons musibah ini. Ia menegaskan, keselamatan dan kepastian perlindungan seluruh pengguna jasa kapal Pelni adalah prioritas utama kami.
”Sinergi dan penanganan cepat dari PT Jasaraharja Putera dalam menyalurkan santunan ini sangat berarti bagi keluarga korban yang terdampak. Kami senantiasa berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh mitra terkait guna memastikan standar keselamatan dan kenyamanan layanan angkutan penumpang tetap terjaga dengan baik," ungkapnya. Baca juga:Dirut Jasaraharja Putera Serahkan Santunan ke Korban KMP Mutiara Sentosa II
Nuraini Dessy menambahkan, kelancaran proses penanganan klaim dan pemberian santunan juga didukung oleh keakuratan data penumpang yang tercantum dalam manifest kapal. Oleh karena itu, Pelni mengimbau seluruh pelanggan untuk memastikan identitas yang digunakan saat pembelian tiket sesuai dengan identitas resmi calon penumpang.
"Kesesuaian data ini penting untuk memastikan penumpang tercatat secara akurat dalam manifest. Hal ini memudahkan proses identifikasi serta penanganan dan pemenuhan hak penumpang, termasuk dalam proses klaim apabila terjadi musibah," ujarnya.










