Vilmei Bantah Kasus Pencurian Rp1,2 Miliar Cuma Setingan
Kasus dugaan pencurian uang milik TikToker Vilmei oleh salah satu karyawannya masih menjadi sorotan. Setelah sebelumnya mengungkap kerugian mencapai Rp1,2 miliar, Vilmei kini harus menghadapi berbagai tudingan warganet.
Pasalnya, banyak yang menduga bahwa kasus ini hanya dibuat-buat alias setingan. Dugaan itu muncul di berbagai video TikTok Vilmei saat mengungkap penipuan yang dilakukan karyawannya.
Menanggapi tudingan tersebut, Vilmei akhirnya buka suara. Saat melakukan siaran langsung TikTok pada Rabu (26/8/2026), Vilmei dengan tegas membantah bahwa kasus yang membuatnya kehilangan uang hingga miliaran rupiah tersebut merupakan rekayasa.
Baca Juga : Uang Vilmei Dicuri Karyawan hingga Rp 1,2 Miliar, Ketahuan saat Mau Bayar Makan
Ia bahkan mempertanyakan alasan dirinya harus membuat laporan ke polisi hingga larut malam jika memang kasus tersebut hanya dibuat untuk konten.“kita gak ada yang setingan, siapa yang mau ke Polres sampai jam 2 malem buat setingan? Sumpah, capek banget,” kata Vilmei.
Tak hanya soal harus mendatangi Polres, Vilmei juga menunjukkan kondisi dirinya yang mengalami kelelehan hingga matanya yang bengkak karena menangis berhari-hari memikirkan masalah tersebut.
Ia meminta warganet tidak menilai kondisi emosionalnya hanya dari video yang mereka lihat di media sosial.
“Siapa yang matanya sampai kayak gini (bengkak) nangis berhari-hari?” lanjutnya.
Baca Juga : Uang Vilmei Rp,2 Miliar Dicuri Karyawannya, Begini KronologinyaSebelumnya, Vilmei mengungkap dirinya menjadi korban dugaan pencurian yang dilakukan karyawannya bernama Zahra. Uang milik Vilmei disebut diambil secara bertahap selama sekitar satu tahun dengan modus mengalihkan uang dari aktivitas kontennya di TikTok.
Zahra disebut tidak bekerja sendirian. Ia diduga dibantu sang pacar dengan mengirimkan uang Vilmei ke sejumlah akun TikTok milik teman-temannya.
Menurut cerita Vilmei, terdapat sekitar 12 akun yang menerima aliran uang tersebut. Pemilik akun kemudian disebut mendapatkan komisi, sementara Zahra dan pacarnya menarik uang tersebut.
Kerugian yang dialami Vilmei disebut mencapai Rp1,2 miliar. Bahkan, dalam pengambilan terakhir, Zahra disebut menarik uang sekitar Rp450 juta.
Vilmei juga mengungkap bahwa uang tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan foya-foya, termasuk mabuk-mabukan.










