Tekad Mitchell Baker Menangkan Laga Hidup-MatiLawan Singapura
Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, menegaskan Skuad Garuda tidak ingin larut dalam kekecewaan usai kalah dari Vietnam. Pemain berusia 19 tahun itu langsung mengalihkan fokus ke laga penentuan melawan Singapura yang akan menentukan nasib Indonesia di Piala AFF 2026.
Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3 pada laga ketiga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Tiga gol tim tamu dicetak Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son (Rafaelson), sekaligus membuat Garuda gagal mengamankan tiket semifinal lebih cepat.
Akibat hasil tersebut, Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen Grup A dengan enam poin dari tiga pertandingan. Garuda tertinggal satu angka dari Vietnam dan Singapura yang kini sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Meski berada dalam tekanan, Baker tetap optimistis peluang Indonesia belum tertutup. Ia menegaskan seluruh pemain kini hanya memiliki satu target, yakni meraih kemenangan saat menghadapi Singapura pada laga terakhir fase grup.
AS Roma Terancam Gagal Dapatkan Eks Bintang MU, Fenerbahce Naikkan Tawaran Nyaris Rp1 Triliun
"Kami masih memiliki satu pertandingan lagi pada hari Jumat melawan Singapura, dan kami akan berusaha meraih tiga poin di sana. Kami harus terus melangkah maju," ujar Baker usai pertandingan.Pemain yang menjadi andalan di lini depan Garuda itu menilai kekalahan dari Vietnam harus dijadikan pelajaran berharga, bukan alasan untuk kehilangan kepercayaan diri. Menurutnya, seluruh pemain tetap solid menghadapi situasi sulit ini.
"Kami tetap yakin dengan kemampuan tim. Kami menang bersama, kami juga kalah bersama. Yang terpenting sekarang adalah tetap bersatu karena fokus kami hanya satu, yaitu pertandingan melawan Singapura," katanya.
Laga kontra Singapura di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026), akan menjadi partai hidup-mati bagi Timnas Indonesia. Kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan John Herdman untuk menjaga peluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026.









