Ekonomi Kreatif Tumbuh 6,86, Student Company Jadi Wadah Bisnis Pelajar
Pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia yang mencapai 6,86 membuka peluang semakin besar bagi lahirnya wirausaha muda berbasis inovasi. Melihat potensi tersebut, Prestasi Junior Indonesia (PJI) bersama sejumlah mitra memperkuat ekosistem kewirausahaan pelajar melalui program Student Company yang telah melibatkan lebih dari seribu siswa SMA dan SMK di berbagai daerah.
"Indonesia tidak kekurangan generasi muda kreatif. Tantangan kita adalah menghadirkan lebih banyak generasi yang mampu mengubah kreativitas menjadi inovasi, inovasi menjadi produk, dan produk menjadi nilai tambah bagi masyarakat," kata Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto, dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga:Modifikasi Kini Masuk Sektor Ekonomi Kreatif, Ini Buktinya di GIIAS 2026
Program Student Company yang dijalankan melalui Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP) telah melibatkan 1.173 siswa dari 45 SMA dan SMK di Indonesia. Dari program tersebut terbentuk 45 perusahaan siswa yang membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui berbagai produk dan layanan hasil inovasi para pelajar.
Dalam program tersebut, para peserta memperoleh pengalaman langsung membangun dan mengelola usaha, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan pasar, mengembangkan produk dan merek, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, hingga mempresentasikan ide bisnis kepada pelanggan dan calon investor.Puncak kegiatan berlangsung dalam ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year (PJI COY) 2026 di Jakarta yang mempertemukan sembilan perusahaan siswa terbaik. Beragam inovasi berbasis ekonomi sirkular dipamerkan, antara lain bioleather dari pelepah pisang, pemanfaatan serat daun nanas untuk perlengkapan rumah tangga, serta pengolahan tempurung kelapa, plastik daur ulang, dan material alami menjadi produk bernilai tambah.
Program tersebut dinilai sejalan dengan perkembangan ekonomi kreatif nasional. Berdasarkan Statistik Ekonomi Kreatif 2025, sektor ekonomi kreatif menyumbang Rp1.757,87 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB), tumbuh 6,86 atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11, sekaligus menyerap 27,4 juta tenaga kerja.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak pelaku usaha yang memiliki semangat kewirausahaan serta ketangguhan menghadapi tantangan bisnis. Menurut dia, program Student Company menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, sekaligus belajar menghadapi kegagalan sebelum terjun ke dunia usaha.Baca Juga:Menekraf Resmikan Creative Beauty Ecosystem Center, Dorong Industri Kecantikan Kreatif di Malang
Country Manager Zurich Indonesia sekaligus Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk Edhi Tjahja Negara mengatakan dukungan perusahaan tidak hanya berupa pembelajaran, tetapi juga menghadirkan pengalaman industri melalui pendampingan para karyawan. Sementara itu, Senior General Manager Corporate Communications PT Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesia) Avolina Raharjanti menilai kreativitas akan menghasilkan nilai ekonomi apabila mampu menjawab kebutuhan pelanggan melalui inovasi yang relevan.
Dua perusahaan siswa terbaik pada ajang PJI Company of the Year 2026 akan mewakili Indonesia dalam JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Maret 2027. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menunjukkan inovasi, daya saing, dan kapasitas kewirausahaan generasi muda Indonesia di tingkat Asia Pasifik.









