8 Penyanyi dan Musisi yang Pernah Boikot Grammy, Terbaru BTS

8 Penyanyi dan Musisi yang Pernah Boikot Grammy, Terbaru BTS

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 30 Juli 2026 - 12:55
share

Keputusan BTS untuk tidak mengajukan karya mereka ke Grammy bikin publik kaget. Keputusan tersebut memicu perdebatan tentang sistem penghargaan musik paling bergengsi di Amerika Serikat tersebut.

Langkah BTS bukan yang pertama. Dalam sejarah Grammy, sejumlah musisi besar juga pernah memilih menjauh, tidak mengajukan karya, menolak hadir, bahkan menarik nominasi sebagai bentuk protes terhadap sistem penilaian maupun keputusan Recording Academy.

Aksi menjauh dari Grammy dilakukan dengan alasan yang berbeda-beda. Ada musisi yang memprotes kurangnya pengakuan terhadap karya tertentu. Ada pula yang mempertanyakan transparansi proses nominasi, pengelompokan genre, representasi musisi kulit hitam, hingga pembagian musik berdasarkan wilayah dan bahasa.

Baca Juga : BTS Boikot Grammy 2027, Ini Respons CEO Recording Academy

Berikut deretan penyanyi dan musisi yang pernah memboikot atau menjauh dari Grammy:

1. BTS

BTS menjadi salah satu musisi terbaru yang memutuskan tidak mengajukan karya mereka untuk dipertimbangkan di Grammy.Pada 29 Juli 2026, grup yang beranggotakan RM, Jin, SUGA, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook itu mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengikuti proses pengajuan Grammy tahun ini.

Dalam pernyataannya, BTS berharap musik dapat dinikmati tanpa dibatasi oleh wilayah atau bahasa. Keputusan tersebut ditafsirkan sejumlah pihak sebagai bentuk protes simbolis terhadap kategori Best Asian Pop Music Performance yang baru diperkenalkan Recording Academy. Kritik muncul karena kategori itu dinilai mengelompokkan berbagai industri musik Asia yang memiliki karakter dan ekosistem berbeda ke dalam satu label yang sangat luas.2. The Weeknd

Pada 2021, penyanyi asal Kanada itu menyatakan akan memboikot Grammy dan tidak lagi mengajukan musiknya untuk dipertimbangkan.Keputusan tersebut muncul setelah album After Hours dan lagu hit “Blinding Lights” tidak memperoleh satu pun nominasi Grammy pada 2021. Padahal, album dan lagu tersebut mencatat kesuksesan besar secara komersial serta mendominasi berbagai tangga lagu.

The Weeknd menilai proses nominasi Grammy tidak transparan dan mempertanyakan sistem penilaian yang digunakan Recording Academy.Aksi boikot itu kemudian menjadi salah satu kritik paling besar terhadap Grammy dalam satu dekade terakhir. Meski demikian, hubungan The Weeknd dengan Grammy perlahan mencair setelah Recording Academy melakukan sejumlah perubahan pada sistem pemungutan suara.

Baca Juga : Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia

3. Drake

Drake juga beberapa kalai mengambil sikap kritis terhadap Grammy. Pada 2018, rapper asal Kanada itu memutuskan tidak mengajukan album More Life untuk dipertimbangkan dalam Grammy. Salah satu alasannya berkaitan dengan ketidakpuasannya terhadap pengelompokan musiknya dalam kategori rap.

Drake sebelumnya mempertanyakan kemenangan lagu “Hotline Bling” di kategori rap, padahal lagu tersebut tidak dianggap sebagai karya rap oleh banyak pendengar.Ia menilai pengelompokan tersebut mencerminkan kecenderungan industri yang membatasi musisi berdasarkan latar belakang dan identitas mereka.

Drake juga pernah menyerukan agar industri musik mempertimbangkan penghargaan lain yang dinilainya lebih relevan. Kritiknya kembali mencuat setelah The Weeknd tidak memperoleh nominasi Grammy pada 2021.

4. Frank Ocean

Frank Ocean memilih tidak mengajukan album Blonde dan proyek visual Endless untuk Grammy 2017.Keputusan tersebut mengejutkan karena Blonde mendapat pujian luas dari kritikus dan dianggap sebagai salah satu album terbaik pada masanya.

Frank Ocean disebut ingin menjadikan keputusan tersebut sebagai bentuk pernyataan terhadap sistem penghargaan musik. Sikapnya juga dikaitkan dengan kritik terhadap kurangnya representasi serta perlakuan Recording Academy terhadap musisi kulit hitam.

Keputusan itu membuat Blonde tidak dapat bersaing di Grammy, meski album tersebut memiliki pengaruh besar secara artistik dan budaya. Aksi Frank Ocean bahkan mendapat dukungan dari sejumlah musisi. Kanye West saat itu sempat menyatakan akan memboikot Grammy apabila Frank Ocean tidak memperoleh nominasi.

5. JAY-ZJAY-Z pernah memboikot Grammy selama beberapa tahun pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.Alasannya berkaitan dengan tidak masuknya rapper DMX dalam daftar nominasi Grammy 1999, meski DMX saat itu meraih kesuksesan besar dan merilis dua album dalam satu tahun.

JAY-Z menilai DMX layak mendapatkan pengakuan. Sebagai bentuk protes, ia memilih tidak menghadiri acara Grammy meski album Vol. 2... Hard Knock Life memenangkan penghargaan Best Rap Album.JAY-Z kemudian mengakhiri boikotnya dan kembali menghadiri Grammy pada 2004 untuk mendukung Beyoncé.

Meski sudah kembali ke ajang tersebut, JAY-Z tetap menjadi salah satu tokoh yang paling sering mengkritik Grammy. Pada 2024, ia kembali menyoroti kegagalan Beyoncé memenangkan penghargaan Album of the Year, meski sang istri telah menjadi artis dengan jumlah kemenangan Grammy terbanyak.

6. Justin Bieber

Penyanyi Justin Bieber juga sempat tidak menghadiri Grammy karena berpendapat acara itu tidak penting. Di sisi lain, suami Hailey Bieber itu juga berpendapat bahwa Grammy tak mewakili kaum muda. Padahal, Bieber pernah tiga kali mendapat nominasi Grammy Awards dan menang sekali.

Bieber juga menilai bahwa acara penghargaan itu penuh settingan, ia menyatakan bahwa apa yang diperlihatkan ke kamera itu palsu. Menurut Bieber, kesenangan penonton dan pemenang nominasi hanya tipuan. Hal itu dirasakannya sendiri selama mengikuti Grammy Awards sebelumnya.

7. Kanye WestKanye West juga pernah mengancam akan memboikot Grammy. Pada 2016, Kanye menyatakan tidak akan menghadiri Grammy jika album Blonde karya Frank Ocean tidak mendapatkan nominasi.

Ancaman tersebut muncul setelah Frank Ocean memutuskan tidak mengajukan album Blonde untuk dipertimbangkan. Karena tidak diajukan, album tersebut otomatis tidak memenuhi syarat untuk masuk daftar nominasi.

Kanye menilai Blonde sebagai salah satu karya terbaik pada tahun itu dan menyampaikan dukungannya kepada Frank Ocean.

Meski tidak selalu melakukan boikot secara konsisten, Kanye dikenal sebagai salah satu musisi yang paling terbuka mengkritik sistem penghargaan Grammy dan cara industri memberikan pengakuan kepada karya musik.

8. Morgan Wallen

Penyanyi country Morgan Wallen memilih tidak mengajukan album I’m the Problem untuk dipertimbangkan dalam Grammy 2026.Keputusan itu mencakup seluruh album serta lagu-lagu yang ada di dalamnya. Meski begitu, sejumlah kolaboratornya tetap dapat mengajukan karya yang mereka tulis atau bawakan sesuai ketentuan Grammy.

Wallen tidak memberikan penjelasan panjang terkait alasan di balik keputusan tersebut. Namun, langkah itu dipandang sebagai bagian dari hubungan yang cukup rumit antara dirinya dan institusi penghargaan musik arus utama.

Topik Menarik