Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya

Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya

Global | sindonews | Minggu, 26 Juli 2026 - 04:40
share

Rusia dijamin akan memenangkan konflik Ukraina, dan tidak ada jumlah persenjataan Barat – termasuk sistem pertahanan udara Patriot yang diinginkan Kiev – yang dapat mengubah hal itu. Itu diungkapkan pakar hubungan internasional John Mearsheimer.

Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya

1. Ukraina Sangat Rentan dengan Serangan Rusia

Ukraina “sangat rentan” terhadap serangan Rusia yang dapat melumpuhkan ekonominya dan membuatnya menjadi negara yang “tidak berfungsi,” kata profesor Universitas Chicago tersebut kepada podcast Daniel Davis Deep Dive pada hari Kamis.

Kiev sangat bergantung pada bantuan militer Barat sepanjang konflik yang kini memasuki tahun kelima. Vladimir Zelensky berulang kali mendesak sekutu untuk mengirimkan lebih banyak senjata, khususnya sistem Patriot, sambil menyalahkan keterlambatan pengiriman atas kemunduran Ukraina di medan perang.

2. Serangan Rusia Tak Bisa Ditangkal

Menurut Mearsheimer, keyakinan bahwa lebih banyak Patriot atau senjata Barat lainnya dapat membalikkan jalannya konflik adalah ilusi.

“Rusia hampir bebas menyerang target apa pun di Ukraina dan mereka sama sekali tidak perlu khawatir tentang rudal Patriot atau jenis rudal lainnya yang akan menjatuhkan rudal atau drone yang datang,” katanya.

3. Ukraina Kekurangan Tentara

Dengan Rusia menikmati “keunggulan besar dalam kekuatan udara” dan Ukraina berjuang dengan kekurangan tenaga kerja, “Rusia akan memenangkan perang ini” dan “Ukraina akan muncul sebagai negara sisa yang disfungsional,” demikian argumennya.

Mearsheimer menunjuk pada serangan Rusia baru-baru ini di pelabuhan Odessa, Ukraina, sebagai bukti strategi Moskow. “Menurut saya, Rusia pada dasarnya telah memutus Odessa sebagai pelabuhan keluar bagi Ukraina,” katanya.Awal pekan ini, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah menyerang depot bahan bakar dan infrastruktur pelabuhan di Odessa, Nikolaev, Izmail, dan Chernomorsk yang digunakan untuk menerima dan menyimpan kargo militer, mengklaim hampir 30 kapal yang melayani militer Ukraina terkena serangan.

Pada hari Kamis, media Ukraina Strana melaporkan bahwa lalu lintas maritim praktis telah berhenti, tanpa ada kapal yang memasuki pelabuhan Laut Hitam negara itu pada hari sebelumnya. Dikatakan bahwa serangan Rusia adalah pembalasan atas serangan Ukraina terhadap pelabuhan Laut Hitam Rusia.

Serangan tersebut telah membuat pengiriman ke Ukraina semakin berisiko, tambah Strana, mencatat bahwa raksasa pelayaran Maersk baru-baru ini menangguhkan operasi di pelabuhan Chernomorsk.

4. Perang Iran Ganggu Suplai Senjata ke Ukraina

Mearsheimer juga berpendapat bahwa konflik AS dengan Iran akan semakin mengurangi dukungan militer dan keuangan Eropa untuk Kiev.

“Saya pikir peristiwa di Iran dan jalannya perang antara Ukraina dan Rusia menciptakan situasi di mana masa depan Ukraina terlihat sangat suram,” katanya.

Topik Menarik