Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean

Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean

Olahraga | sindonews | Senin, 20 Juli 2026 - 00:03
share

Mimpi ribuan suporter untuk menyaksikan langsung final Piala Dunia 2026 nyaris berubah menjadi mimpi buruk. Beberapa jam sebelum laga akbar Spanyol vs Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) WIB, ribuan orang terjebak dalam antrean panjang yang seolah tak berujung. Di tengah euforia final terbesar di dunia, yang mereka rasakan justru kebingungan, frustrasi, dan kepanikan.

Sejak beberapa hari sebelumnya, FIFA telah mengimbau para pemegang tiket agar datang hingga empat jam sebelum kick-off. Imbauan itu dimaksudkan untuk memperlancar pemeriksaan keamanan sekaligus memberi kesempatan kepada para penonton menikmati upacara penutupan yang dijadwalkan berlangsung sekitar 90 menit sebelum pertandingan.

Namun, kenyataan di lapangan jauh dari ekspektasi. Mengutip laporan DailyMail, ribuan suporter memenuhi setiap akses menuju stadion berkapasitas 80.000 penonton itu.

Baca Juga:Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim

Antrean mengular tanpa kepastian, sementara laporan gangguan pada sistem pemindaian tiket membuat proses masuk berjalan sangat lambat. Banyak penggemar yang mulai khawatir tidak akan sempat menyaksikan momen pertama final meski telah datang berjam-jam lebih awal.Situasi semakin kacau ketika sejumlah petugas keamanan terlihat kebingungan mengatur arus massa. Beberapa suporter diarahkan ke jalur antrean yang keliru, lalu diminta berpindah ke pintu masuk lain.

Perdebatan antara penggemar, awak media, dan petugas keamanan pun tak terhindarkan. Menurut sejumlah saksi, ketika keluhan terus berdatangan, beberapa petugas hanya memberikan jawaban singkat yang memancing kekecewaan.

Baca Juga:Ronaldo: Spanyol Akan Menang Mudah Lawan Argentina

"Sampaikan keluhan Anda kepada FIFA."

Jurnalis Sky Sports, Rob Harris, turut melaporkan kekacauan tersebut melalui akun X miliknya. Ia menyebut sistem pemindaian tiket FIFA mengalami gangguan sehingga antrean terus membengkak. Harris juga menyoroti minimnya jumlah petugas di lapangan yang membuat banyak suporter tersesat dan tidak mengetahui jalur masuk yang benar. Kondisi itu diperparah dengan pengamanan superketat menyusul kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca Juga:Messi Turun Takhta, Mbappe Raja Gol Piala Dunia

Seluruh penonton harus menjalani pemeriksaan berlapis layaknya di bandara, sementara awak media mendapat pemeriksaan tambahan dari Dinas Rahasia Amerika Serikat karena membawa laptop dan peralatan siaran. Personel Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) serta kepolisian negara bagian juga disiagakan di seluruh area stadion.

Ironisnya, saat ribuan penggemar masih berjuang melewati antrean, sebagian suporter lainnya bahkan masih menunggu kereta di Stasiun Penn, Manhattan, hanya beberapa jam sebelum kick-off. Besarnya antusiasme publik juga tercermin dari harga tiket yang melambung hingga sekitar USD7.000 di pasar penjualan kembali.

Nilai fantastis itu membuat partai puncak ini disebut-sebut sebagai salah satu pertandingan dengan harga tiket termahal dalam sejarah olahraga. Kontras dengan lautan manusia yang berdesakan di pintu masuk, para tamu VIP justru tampak melenggang tanpa hambatan berarti. Aktor Hollywood Tom Cruise memasuki stadion dengan santai menjelang penampilannya di upacara penutupan. Legenda sepak bola seperti Ronaldo Nazario, John Terry, dan Diego Simeone juga tiba tepat waktu tanpa mengalami kesulitan.

Di balik seluruh kekacauan tersebut, semangat para pendukung Argentina tak pernah padam. Ribuan suporter tetap bertahan demi satu alasan: menyaksikan Lionel Messi untuk terakhir kalinya tampil di panggung Piala Dunia. Pada usia 39 tahun, sang megabintang diyakini sedang menuliskan bab terakhir dari kisahnya di turnamen terbesar sepak bola.

Di atas lapangan, Argentina datang sebagai juara bertahan setelah menaklukkan dunia di Qatar 2022, sementara Spanyol mengusung status juara Eropa. Pertemuan dua raksasa sepak bola ini telah lama dinanti jutaan pasang mata. Namun, sebelum peluit pertama dibunyikan, final Piala Dunia 2026 lebih dulu dikenang karena kekacauan yang membuat ribuan suporter harus mempertaruhkan kesabaran demi menyaksikan sejarah.

Topik Menarik