Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Kabar duka datang dari dunia sepak bola internasional. Wasit asal Belanda, Rob Dieperink, meninggal dunia pada usia 38 tahun, hanya beberapa pekan setelah dicoret FIFA dari daftar ofisial Piala Dunia 2026.
Hingga kini penyebab kematian Dieperink belum diumumkan secara resmi. Namun, media Belanda AD melaporkan bahwa kepolisian setempat telah membuka penyelidikan terkait kematian tersebut di kawasan tempat tinggal sang wasit.
Kematian Dieperink dikonfirmasi langsung oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) melalui pernyataan resmi yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan seluruh komunitas perwasitan.
"Kami terkejut dan sangat berduka atas meninggalnya wasit Rob Dieperink. Komunitas perwasitan kehilangan seorang wasit yang sangat dihargai dengan pengalaman internasional, tetapi yang terpenting adalah seorang rekan yang baik dan berdedikasi. Pikiran kami bersama keluarga, sahabat, dan semua orang yang mengenalnya. Kami mendoakan mereka diberi kekuatan dalam menghadapi kehilangan besar ini," tulis KNVB.
Sebelumnya, Dieperink sejatinya masuk dalam daftar wasit yang akan bertugas di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, FIFA mencoretnya setelah ia ditangkap atas dugaan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja laki-laki.Insiden tersebut terjadi ketika Dieperink berada di Inggris untuk memimpin pertandingan UEFA Conference League antara Crystal Palace dan Fiorentina. Ia ditangkap aparat kepolisian setelah kembali dari laga tersebut.
Meski demikian, penyelidikan polisi kemudian menyimpulkan tidak terdapat cukup bukti untuk melanjutkan perkara. Pihak kepolisian menyatakan seluruh barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan perangkat digital, telah diperiksa secara menyeluruh sebelum akhirnya memutuskan menghentikan kasus.
"Petugas telah melakukan penyelidikan menyeluruh dan meninjau seluruh bukti yang tersedia, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV serta memeriksa perangkat digital. Setelah proses tersebut, disimpulkan bahwa bukti yang ada tidak memenuhi ambang pembuktian. Tidak akan ada tindakan hukum lebih lanjut," demikian pernyataan kepolisian.
Suara Misterius Muncul di Laga Timnas Brasil Vs Maroko di Piala Dunia 2026, Netizen Heboh!
Meski kasusnya dihentikan, FIFA tetap memutuskan mencoret nama Dieperink dari daftar perangkat pertandingan Piala Dunia 2026.
"FIFA dapat mengonfirmasi bahwa Rob Dieperink telah dihapus dari daftar ofisial pertandingan Piala Dunia FIFA," bunyi pernyataan singkat FIFA saat itu.Keputusan tersebut membuat Dieperink mengaku sangat terpukul. Dalam wawancara dengan media Belanda De Telegraaf setelah kasusnya dihentikan, ia menegaskan telah bekerja sama sepenuhnya selama proses penyelidikan.
"Saya sangat sedih karena dituduh secara keliru. Saya bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan polisi dan juga langsung bersikap terbuka kepada FIFA, UEFA, serta KNVB."
"Tuduhan itu terbantahkan dan kasus dihentikan hanya dalam waktu dua pekan setelah penyelidikan polisi yang memadai dan menyeluruh."
"Saya berterima kasih atas dukungan yang saya terima dari KNVB dan cara mereka menangani kasus ini. Sangat disayangkan FIFA memutuskan untuk tidak menunjuk saya ke Piala Dunia. Tentu saja saya kecewa dengan keputusan tersebut," ujar Dieperink.
Kepergian Rob Dieperink menutup perjalanan seorang wasit internasional yang sempat diproyeksikan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia, tetapi harus kehilangan kesempatan tersebut akibat kasus hukum yang pada akhirnya tidak berlanjut ke proses pidana.










