11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalur Pantura Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Minggu sore (12/7/2026). Sebuah truk tronton E 8846 BA menghantam mobil pikap E 8559 RB yang mengangkut rombongan pengantar pengantin hingga menyebabkan 11 orang meninggal dunia.
Benturan keras membuat mobil pikap ringsek tak berbentuk. Sejumlah penumpang yang berada di bak terbuka terpental ke badan jalan akibat kuatnya tabrakan dari belakang.
Baca juga: Imbas Pembatasan Masuk Tol dan One Way, Antrean Truk dan Bus Mengular di Pantura Cirebon
Berdasarkan informasi di lokasi, tiga korban meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara delapan korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain korban meninggal, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang serta Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari untuk mendapatkan penanganan medis.Peristiwa 13 Juni: Tragedi Pesawat Garuda di Jepang hingga Konflik Indonesia–Malaysia
Peristiwa nahas itu bermula ketika mobil pikap yang dikemudikan Warsidi melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Sesampainya di lokasi, pikap diduga hendak berputar arah di Jalur Pantura.
Baca juga: Sterilisasi One Way Berdampak ke Jalur Pantura Cirebon, Truk dan Bus Dominasi Arah Jateng
Namun, dari arah yang sama, truk tronton yang melaju di belakang sudah berada pada jarak yang terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, mobil pikap yang membawa belasan penumpang terseret dan mengalami kerusakan parah. Para penumpang yang berada di bak terbuka terpental ke badan jalan dan mengalami luka berat di berbagai bagian tubuh.Pengemudi truk tronton, Deden Ibad, telah dimintai keterangan oleh petugas terkait insiden tersebut.
"Nabrak dari belakang. Truk ini dari Cikampek mau menuju Semarang," aku Deden Ibad.
Usai kejadian, personel Polsek Lohbener bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi terhadap para korban yang bergelimpangan di lokasi kecelakaan. Seluruh korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang dan Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari.
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa pengemudi truk serta sejumlah saksi. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang merenggut 11 nyawa tersebut.









