Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir

Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir

Olahraga | sindonews | Minggu, 12 Juli 2026 - 00:01
share

Dunia sepak bola Afrika Selatan diselimuti duka mendalam. Gelandang muda berbakat Jayden Adams meninggal dunia pada usia 25 tahun, hanya beberapa pekan setelah mewujudkan impiannya tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Afrika Selatan.

Kepergian Adams terasa begitu memilukan. Di saat namanya mulai bersinar di panggung sepak bola dunia, perjalanan hidupnya justru terhenti terlalu cepat.

Kabar wafatnya Adams pertama kali dikonfirmasi oleh Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, Gayton McKenzie.

Baca Juga:Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung di Sungai Mersey

Ia menyebut sepak bola negaranya kehilangan salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki. "Bangsa kita berduka bersama keluarganya, rekan-rekan setimnya, dan jutaan pendukung yang menyaksikan perjalanannya dari pemain akademi menjadi penggawa tim nasional," ujar McKenzie dikutip dari BBC, Minggu (12/7/2026).Polisi Afrika Selatan mengungkapkan bahwa jasad seorang pria berusia 25 tahun ditemukan di sebuah rumah di kawasan Schotschekloof, Cape Town, pada Sabtu (11/7/2027) pagi kemarin waktu setempat. Hingga kini, penyebab meninggalnya Adams masih dalam penyelidikan.

Pemerintah meminta publik dan media tidak berspekulasi serta memberikan ruang bagi keluarga untuk berduka. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai penjuru dunia. Asosiasi Pemain Sepak Bola Afrika Selatan menyatakan sangat terpukul atas kepergian pemain yang melakoni debut internasionalnya pada 2022 tersebut.

Baca Juga:FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?"Jayden baru saja mewakili Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 dengan penuh kebanggaan, keberanian, dan kehormatan. Kepergiannya merupakan kehilangan yang tak terukur bagi keluarga, rekan setim, klub, komunitas sepak bola, dan seluruh bangsa," tulis pernyataan mereka.

Presiden FIFA Gianni Infantino juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Adams. Ia mengatakan seluruh keluarga besar FIFA dan komunitas sepak bola dunia turut berbelasungkawa kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan setim sang pemain.

Rekam Jejak Jayden Adams

Adams menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Bafana Bafana di Piala Dunia 2026. Ia tampil dalam seluruh laga fase grup dan membantu negaranya mencatat sejarah dengan menembus babak gugur untuk pertama kalinya.

Perjalanan Afrika Selatan akhirnya terhenti di babak 32 besar setelah kalah dari tuan rumah bersama, Kanada. Namun, di balik perjuangannya di lapangan, Adams ternyata menyimpan duka yang tak diketahui banyak orang. Dalam laga penyisihan grup melawan Republik Ceko yang berakhir imbang 1-1, ia tetap tampil sebagai starter meski baru beberapa jam sebelumnya menerima kabar bahwa sang nenek telah meninggal dunia. Adams memilih tetap membela negaranya, memperlihatkan keteguhan hati yang kini dikenang banyak orang.

Lulusan Akademi Stellenbosch FC

Karier Adams sebenarnya tengah berada di titik tertinggi. Lulusan akademi Stellenbosch FC itu bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada Januari 2025 dan langsung meraih gelar Liga Afrika Selatan serta Liga Champions Afrika.

Sebelumnya, ia juga menjadi bagian dari skuad Afrika Selatan yang mencapai semifinal Piala Afrika 2023. Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi awal dari babak baru dalam perjalanan kariernya. Namun takdir berkata lain.

Di usia yang masih sangat muda, Jayden Adams pergi meninggalkan lapangan hijau, meninggalkan kenangan tentang seorang gelandang pekerja keras yang tak pernah berhenti berjuang, bahkan ketika hatinya tengah diliputi duka. Kini, mimpi-mimpi yang sempat ia bangun bersama Bafana Bafana akan terus hidup dalam ingatan para pencinta sepak bola.

Sosoknya mungkin telah tiada, tetapi semangat, dedikasi, dan pengorbanannya akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah sepak bola Afrika Selatan. Selamat Jalan Jayden Adams

Topik Menarik