Euforia Prancis Berubah Duka, Suporter 17 Tahun Tewas Jatuh dari Truk
Perayaan kemenangan Prancis di perempat final Piala Dunia 2026 berubah menjadi duka. Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari sebuah truk dan terlindas kendaraan yang ditumpanginya saat merayakan kemenangan Les Bleus.
Insiden tragis itu terjadi di kota Aulnoye-Aymeries, Prancis, Jumat (10/7/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 waktu setempat, hanya beberapa saat setelah Prancis memastikan kemenangan atas Maroko dan melaju ke semifinal. Menurut laporan media Prancis, korban bersama sejumlah orang lainnya mengikuti pesta pribadi sebelum naik ke sebuah traktor-trailer untuk merayakan kemenangan tim nasional Prancis.
Namun, ketika kendaraan mulai bergerak, korban diduga kehilangan keseimbangan, terjatuh dari trailer, lalu terlindas truk tersebut. Petugas layanan darurat segera tiba di lokasi kejadian.
Baca Juga:Mikel Merino dan Keajaiban yang Terus Berulang untuk Spanyol
Meski sempat mendapat penanganan, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia di tempat. Pihak kepolisian langsung mengamankan sopir truk berusia 45 tahun untuk menjalani pemeriksaan. Jaksa Penuntut Umum Laurent Dumaine menyatakan bahwa pengemudi ditahan atas dugaan pelanggaran yang mengakibatkan kematian dalam kecelakaan lalu lintas, sementara penyelidikan masih terus berlangsung guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
"Sopir truk dan beberapa tamunya ingin merayakan kemenangan tim nasional Prancis. Mereka kemudian menuju pusat kota Aulnoye-Aymeries, di mana kondisi lalu lintas cukup padat," ujar Dumaine.
Baca Juga:5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
Selain korban jiwa, beberapa orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, berdasarkan laporan awal, cedera yang mereka alami tidak tergolong serius.
Di sisi lain, euforia Piala Dunia juga memicu kericuhan di Inggris. Bentrokan antara polisi dan sejumlah suporter terjadi di kawasan Edgware Road, London, setelah Maroko tersingkir dari turnamen usai dikalahkan Prancis.
Dalam insiden tersebut, sedikitnya seorang petugas kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka, sementara beberapa orang diamankan oleh aparat. Polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang terjadi di tengah perayaan dan kekecewaan para suporter.










