Diplomasi Militer hingga Misi Kemanusiaan Bawa Donny Suharto Naik Pangkat Bintang 2
Laksamana Muda TNI Donny Suharto resmi menyandang pangkat bintang dua. Kenaikan pangkat tersebut dikukuhkan dalam Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi TNI yang digelar di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 9 Juli 2026.
Dalam prosesi tersebut, Laksda Donny mengikuti laporan korps bersama sejumlah perwira tinggi TNI lainnya. Acara dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksamana Madya (Laksdya) TNI Hersan, yang mewakili Panglima TNI.
Kenaikan pangkat ini menjadi penanda penting dalam perjalanan karier Donny. Ia kini mengemban amanah sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Tingkat III Bidang Bantuan Kemanusiaan Panglima TNI. Penugasan tersebut sekaligus menandai babak baru pengabdiannya, dari ranah diplomasi militer menuju ruang strategis yang berfokus pada misi kemanusiaan TNI.
Baca juga: Selamat! 105 Pati TNI Naik Pangkat, Terbanyak dari Angkatan Darat
Penugasan Donny tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/486/III/2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan Perwira Tinggi dan Perwira Menengah TNI Angkatan Laut. Dalam keputusan itu, Donny berpindah dari jabatan Kepala Pusat Kerja Sama Internasional TNI menjadi Staf Ahli Tingkat III Bidang Bantuan Kemanusiaan Panglima TNI.Adapun serah terima jabatan Kepala Pusat Kerja Sama Internasional TNI telah dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Dalam acara yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tersebut, jabatan Kapuskersin TNI diserahterimakan dari Laksma TNI Donny Suharto kepada Kolonel Inf Perry Sandhi Sitompul.
Dengan demikian, kenaikan pangkat Donny menjadi Laksamana Muda TNI melengkapi rangkaian transisi jabatan yang telah berlangsung sejak terbitnya keputusan mutasi pada akhir Maret dan serah terima jabatan pada Mei 2026. Momentum ini sekaligus menegaskan babak baru pengabdian Donny di lingkungan Mabes TNI.
Lihat video: Kenaikan Pangkat untuk Prajurit TNI Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkotika
Amanah baru ini menjadi catatan tersendiri. Donny memperoleh pangkat bintang satu saat dipercaya memimpin Pusat Kerja Sama Internasional TNI. Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, ia kini resmi menyandang pangkat bintang dua setelah menuntaskan penugasan strategis tersebut.Dalam dinamika pembinaan karier militer, capaian seperti ini merupakan lompatan karier yang relatif langka. Kepercayaan yang terus berlanjut menunjukkan konsistensi kinerja, kapasitas kepemimpinan, serta tingkat kepercayaan institusi yang tinggi.
Namun, promosi ini bukan semata tentang akselerasi karier. Lebih dari itu, penugasan baru Donny mencerminkan semakin strategisnya peran kerja sama pertahanan, komunikasi strategis, dan jejaring internasional dalam lanskap pertahanan Indonesia.Hal ini semakin relevan pada era Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan diplomasi militer sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Dalam konteks tersebut, pengalaman Donny di bidang kerja sama internasional menjadi modal penting untuk mendukung peran TNI yang semakin adaptif dan multidimensional.
Sebagai Kepala Pusat Kerja Sama Internasional TNI, Donny berada di simpul utama hubungan militer Indonesia dengan dunia internasional. Puskersin TNI berperan membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dengan angkatan bersenjata negara sahabat maupun berbagai mitra internasional.
Dalam konteks pertahanan modern, fungsi tersebut tidak lagi berada di pinggiran kebijakan pertahanan. Kerja sama internasional telah menjadi instrumen penting untuk membangun kepercayaan, memperluas ruang kolaborasi, menjaga kepentingan nasional, serta memperkuat pengaruh Indonesia melalui pendekatan kooperatif.
Donny sendiri bukan sosok baru di ruang strategis tersebut. Ia merupakan perwira TNI AL lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1996 dan dikenal sebagai salah satu perwira berprestasi. Donny tercatat sebagai penerima anugerah Trisakti Wiratama sebagai salah satu lulusan terbaik AAL angkatan 1996.
Ia juga menyelesaikan Warfare and Strategy Course tahun 2022 dengan predikat sebagai salah satu peserta terbaik. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI. Rekam pendidikan strategis itu memperlihatkan bahwa Donny tidak hanya memiliki pengalaman operasi, tetapi juga fondasi pemikiran strategis yang kuat di bidang pertahanan.Dalam perjalanan kariernya, Donny pernah menjabat Komandan Pusat Latihan Operasi Laut Kodiklat TNI AL, Wakil Komandan Lantamal X/Jayapura, serta Paban II/Orstra Sops TNI sebelum dipercaya memimpin Pusat Kerja Sama Internasional TNI.
Rekam jejak tersebut memperlihatkan perpaduan pengalaman operasi, pembinaan latihan, perencanaan strategis, hingga kerja sama internasional. Kombinasi pengalaman itu pula yang menjadikan Donny relevan dengan kebutuhan TNI modern.
Di tengah lingkungan strategis yang terus berubah, TNI tidak hanya memerlukan pemimpin yang memahami operasi dan komando. TNI juga membutuhkan figur yang mampu membaca dinamika internasional, membangun komunikasi lintas negara, serta mengelola kerja sama strategis secara efektif.
Jabatan baru Donny sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Tingkat III Bidang Bantuan Kemanusiaan Panglima TNI memiliki keterkaitan erat dengan pengalaman yang telah dibangunnya selama ini. Bantuan kemanusiaan kini tidak lagi dipandang sebagai aspek teknis semata, tetapi menjadi bagian penting dari peran strategis TNI dalam operasi militer selain perang.
Peran tersebut mencakup penanggulangan bencana, evakuasi warga negara, misi perdamaian, hingga respons terhadap berbagai krisis kemanusiaan di tingkat regional maupun global. Banyak operasi kemanusiaan saat ini membutuhkan koordinasi lintas negara dengan negara sahabat, organisasi internasional, maupun mitra militer.Pada titik ini, pengalaman kerja sama internasional menjadi modal yang sangat penting. Perpindahan Donny dari bidang diplomasi militer menuju bantuan kemanusiaan menunjukkan bahwa kedua arena tersebut semakin saling melengkapi.
Diplomasi militer membangun jejaring, kepercayaan, dan kemitraan strategis. Sementara misi kemanusiaan menghadirkan wajah negara dalam bentuk yang paling nyata: melindungi masyarakat, menolong korban, serta menjaga stabilitas di tengah situasi krisis.
Menanggapi kenaikan pangkat dan amanah barunya, Donny menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga memohon doa dan restu agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Dengan segala kerendahan hati, kami mohon doa dan restu agar senantiasa dapat menjalankan tugas dengan amanah dan menjadi berkah bagi sesama,” ujar Donny.










