Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer

Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer

Olahraga | sindonews | Senin, 29 Juni 2026 - 22:10
share

Jerman akan memulai petualangan di fase gugur Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay pada babak 32 besar di Stadion Boston, Selasa (30/6/2026) WIB. Der Panzer lebih diunggulkan untuk melangkah ke babak 16 besar, tetapi Paraguay siap menghadirkan kejutan.

Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, Jerman memiliki peluang kemenangan sebesar 54,7 persen dalam waktu normal. Sementara peluang Paraguay hanya 23,1 persen, sedangkan kemungkinan laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu berada di angka 22,3 persen.

Jerman lolos ke fase gugur sebagai juara Grup E. Tim asuhan Julian Nagelsmann mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, lalu menundukkan Pantai Gading 2-1 sebelum menutup fase grup dengan kekalahan 1-2 dari Ekuador.

Baca Juga: Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?Meski gagal menyapu bersih kemenangan, pencapaian tersebut sudah cukup mengakhiri tren buruk setelah Jerman tersingkir di fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022. Kini, mereka kembali memainkan laga gugur pertama sejak menjuarai Piala Dunia 2014 lewat kemenangan 1-0 atas Argentina di partai final.

Menariknya, produktivitas menjadi salah satu kekuatan utama Die Mannschaft. Dari total 10 gol yang dicetak di fase grup, tujuh pemain berbeda berhasil mencatatkan nama di papan skor. Jika satu pemain lagi mencetak gol, Jerman akan menyamai rekor delapan pencetak gol berbeda dalam satu edisi Piala Dunia yang pernah mereka torehkan pada 1954, 2002, 2010, dan 2014. Pelatih Julian Nagelsmann juga berpeluang mencatat sejarah.

Baca Juga: Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak

Pada usia 38 tahun 341 hari, ia akan menjadi manajer termuda yang memimpin pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak Henri Michel bersama Prancis pada 1986. Sementara itu, penjaga gawang senior Manuel Neuer berpotensi menorehkan rekor baru sebagai pemain Jerman dengan jumlah starter terbanyak di Piala Dunia apabila kembali dipercaya tampil sejak menit pertama.

Di kubu lawan, Paraguay melangkah ke babak gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Skuad besutan Gustavo Alfaro bangkit setelah kalah 1-4 dari Amerika Serikat pada laga pembuka dengan meraih kemenangan 1-0 atas Turki dan bermain imbang tanpa gol melawan Australia.

Julio Enciso menjadi sosok paling menonjol di lini serang Paraguay. Pemain Strasbourg itu mencatat dua assist sepanjang fase grup serta memimpin tim dalam berbagai statistik kreatif, termasuk peluang yang diciptakan dan tekanan tinggi di wilayah pertahanan lawan.Meski demikian, sejarah belum berpihak kepada La Albirroja. Ini merupakan penampilan kelima Paraguay di fase gugur Piala Dunia, tetapi mereka hanya sekali berhasil lolos ke babak berikutnya, yakni saat menyingkirkan Jepang melalui adu penalti pada 2010.

Catatan lain yang tak kalah mengkhawatirkan, Paraguay belum pernah mencetak satu gol pun dalam lima pertandingan fase gugur Piala Dunia. Rekor tersebut menjadi yang terpanjang dalam sejarah turnamen. Jerman dan Paraguay baru dua kali bertemu sepanjang sejarah.

Salah satunya terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2002, ketika Die Mannschaft menang tipis 1-0 berkat gol dramatis Oliver Neuville di menit-menit akhir. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada laga persahabatan 2013 yang berakhir imbang 3-3.

Secara statistik, Jerman juga memiliki rekor impresif saat menghadapi wakil Amerika Selatan di fase gugur. Mereka berhasil memenangi lima pertandingan knockout Piala Dunia terakhir melawan tim dari kawasan tersebut.

Topik Menarik