IHSG Jeblok Nyaris 1 ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana

IHSG Jeblok Nyaris 1 ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana

Ekonomi | sindonews | Senin, 29 Juni 2026 - 13:23
share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi siang, Senin, seiring dominasi saham-saham yang bergerak di zona merah. Pelemahan terjadi di hampir seluruh sektor dengan tekanan terbesar berasal dari sektor keuangan dan infrastruktur.

IHSG tercatat turun 0,97 ke level 5.838 setelah sebelumnya sempat dibuka menguat di posisi 5.932 pada awal perdagangan. Sepanjang sesi perdagangan hingga siang hari, indeks terus bergerak melemah dan sempat menyentuh level terendah di posisi 5.834. Volume transaksi tercatat mencapai 6,4 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp4 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 672 ribu kali transaksi.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 257 saham menguat, 399 saham melemah, dan 303 saham lainnya stagnan. Sementara kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp0,2 triliun.

Baca Juga:IHSG Dibuka Menguat 0,61 ke Level 5.932

Pada jajaran top gainers, saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) memimpin penguatan setelah melonjak 24,57. Posisi berikutnya ditempati PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang naik 21,69 serta PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) yang juga menguat 21,69.

Sementara itu, saham-saham yang mencatat pelemahan terdalam atau top losers dipimpin PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) yang turun 14,90. Disusul PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) yang melemah 14,84 serta PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) yang terkoreksi 14,71.

Secara sektoral, mayoritas indeks sektoral ditutup di zona merah. Sektor keuangan menjadi penekan terbesar setelah turun 1,58, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,23 dan sektor bahan baku yang turun 0,87.

Baca Juga:IHSG Ambruk 4,55 dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos

Selain itu, sektor siklikal terkoreksi 0,36, sektor non-siklikal turun 0,30, sektor energi melemah 0,18, sektor properti turun 0,15, sektor industri melemah 0,10, sektor teknologi turun 0,07, serta sektor transportasi terkoreksi 0,03. Di tengah tekanan pasar, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang masih mencatat penguatan dengan kenaikan 0,19.

Topik Menarik