Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Portugal mengusung misi bangkit saat menghadapi Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Rabu (24/6/2026). Selecao das Quinas datang dengan beban setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di pertandingan pembuka.
Meski tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 75,4 persen, Portugal hanya melepaskan tujuh tembakan dan bahkan kalah dalam catatan expected goals (xG) dari DR Kongo, yakni 0,65 berbanding 0,87. Gol cepat Joao Neves pada menit keenam pun gagal membawa Portugal meraih kemenangan.
Sorotan kembali tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun itu gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran saat melawan DR Kongo. Ronaldo kini tercatat tidak mencetak gol dalam 10 penampilan terakhirnya di turnamen besar, yakni Piala Dunia dan Piala Eropa, meski sudah melepaskan 33 tembakan dengan total xG mencapai 4,5.
Baca Juga: 18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Kisah Pevoli Cantik Sabina Altynbekova: Dulu Hidup Serba Terbatas, Kini Menjelma Jadi Bintang Dunia
Di sisi lain, Uzbekistan juga berada dalam tekanan setelah kalah 1-3 dari Kolombia pada laga perdana. Meski demikian, tim debutan tersebut menunjukkan potensi dengan membukukan xG sebesar 1,16, angka tertinggi yang pernah dicatat tim debutan Piala Dunia sejak Slovakia pada 2010.Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama antara Portugal dan Uzbekistan. Namun, Portugal patut waspada karena belum pernah menang dalam dua laga Piala Dunia terakhir melawan tim Asia, yakni imbang 1-1 melawan Iran pada 2018 dan kalah 1-2 dari Korea Selatan pada 2022.
Meski demikian, superkomputer Opta tetap menjagokan Portugal untuk meraih kemenangan. Selecao memiliki peluang menang sebesar 78 persen, jauh di atas Uzbekistan yang hanya diberi kemungkinan 8 persen, sementara peluang hasil imbang berada di angka 14,1 persen.
Baca Juga: Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Opta juga memprediksi Portugal memiliki peluang 92,2 persen untuk lolos ke babak 32 besar dan 5,3 persen untuk menjadi juara dunia. Sebaliknya, peluang Uzbekistan melaju ke fase gugur hanya berada di angka 23,7 persen setelah kekalahan pada laga pembuka.










