PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia

PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia

Ekonomi | sindonews | Minggu, 21 Juni 2026 - 20:27
share

Pesta Wirausaha Nasional (PWN) 2026 resmi dibuka di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (20/06/2026). Event yang diselenggarakan Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) tersebut mencatatkan lebih dari 15.000 pendaftar dari 118 daerah dan 29 wilayah TDA di seluruh Indonesia.

Pembukaan PWN TDA 2026 turut dihadiri Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop) Wati Ahmad Zabadi, Penasihat DWP Kementerian UMKM Novi Helvi Moraza, serta Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iqbal Shoffan.

Mengusung tema "Next Level Legacy", PWN 2026 menjadi momentum penting bagi TDA yang tahun depan akan memasuki usia dua dekade dalam mendampingi pertumbuhan pelaku usaha di Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) PWN TDA 2026, Mas Djun, mengungkapkan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan di Indonesia terus tumbuh. "Hari ini adalah momen yang sangat luar biasa. Pesta Wirausaha Nasional 2026 berhasil mencatat lebih dari 15.000 pendaftar per hari ini, dengan peserta hadir dari 118 daerah dan 29 wilayah," ujar Mas Djun saat membuka acara.

Menurutnya, PWN bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan para pelaku usaha untuk bertumbuh bersama."PWN bukan sekadar event. PWN adalah ruang bertemunya para pejuang usaha, tempat lahirnya kolaborasi, berputarnya pengalaman, serta terbukanya peluang-peluang baru yang dapat mengubah perjalanan bisnis seseorang," katanya.

Baca Juga:Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital

Selain menghadirkan berbagai sesi edukasi dan networking, PWN 2026 juga menampilkan sekitar 100 booth UMKM dari berbagai sektor usaha. Event ini turut mendapat dukungan lebih dari 300 sponsor dan mitra strategis.

Mas Djun mengaku bangga karena untuk pertama kalinya Pesta Wirausaha Nasional berhasil digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), lokasi yang selama ini menjadi impian banyak anggota dan pendiri TDA.

"Sempat ada senior dan founder yang bertanya kapan Pesta Wirausaha bisa digelar di tempat yang next level. Jawabannya adalah JICC. Alhamdulillah hari ini dengan perjuangan selama satu tahun dan dukungan seluruh stakeholder, mimpi itu bisa terwujud," ungkapnya.

Sementara itu, Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, sponsor, serta pengurus TDA yang telah bekerja keras membesarkan komunitas tersebut.

Menurut Eko, jumlah anggota TDA mengalami pertumbuhan signifikan selama masa kepemimpinannya. "Saat kami diberikan amanah menjadi Presiden TDA, jumlah member sekitar 30 ribu. Sekarang sudah mencapai 62 ribu dan mendekati 70 ribu anggota. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus yang terus berkeliling Indonesia memberikan inspirasi, edukasi, dan pendampingan kepada para UMKM," kata Eko.

Ia juga mengajak seluruh anggota TDA untuk mendukung program digitalisasi pemerintah melalui aplikasi Sapa UMKM yang baru diluncurkan Kementerian UMKM. Eko menyebut penyelenggaraan PWN di JICC merupakan warisan penting yang harus terus ditingkatkan oleh kepengurusan berikutnya.

"Hari ini di JICC menjadi mimpi kita semuanya sebagai next level legacy TDA. Saya titip kepada Presiden TDA 9.0 agar PWN berikutnya tidak lebih kecil dari JICC. Legacy harus terus ditingkatkan," ujarnya.Pada kesempatan yang sama, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman memberikan apresiasi tinggi kepada TDA yang dinilainya telah menjadi salah satu aset bangsa dalam melahirkan wirausaha selama hampir 20 tahun.

Menurut Maman, semangat TDA sejalan dengan target pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. "TDA adalah aset negara yang luar biasa. Selama hampir dua dekade menjadi pionir dalam membangun ekosistem kewirausahaan Indonesia," kata Maman.

Baca Juga:Kewirausahaan Mikro dan Jalan Panjang Pemberdayaan Perempuan

Ia menegaskan filosofi "Tangan Di Atas" yang menjadi identitas komunitas TDA memiliki makna mendalam karena mengajarkan nilai berbagi dan sedekah sebagai fondasi kesuksesan usaha.

Menteri UMKM juga mengumumkan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program, termasuk fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku UMKM menjelang batas akhir kewajiban sertifikasi halal pada Oktober mendatang.Selain itu, Kementerian UMKM resmi memperkenalkan super aplikasi Sapa UMKM yang dirancang menjadi rumah besar digital bagi 57 juta pelaku UMKM di Indonesia. Melalui aplikasi tersebut, pelaku usaha dapat mengakses layanan pembiayaan dari perbankan dan fintech resmi, mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi usaha, pelatihan digital, hingga memperluas jaringan bisnis melalui fitur komunitas.

"Kita tidak mungkin menjangkau 57 juta UMKM dengan cara-cara konvensional. Karena itu kami menghadirkan Sapa UMKM sebagai platform digital yang menghubungkan pemerintah dengan seluruh pelaku UMKM Indonesia," jelasnya.

Di akhir sambutannya, Maman turut mengucapkan selamat kepada Ferdians yang terpilih sebagai Presiden TDA 9.0 dan berharap kepengurusan baru mampu melahirkan lebih banyak UMKM yang naik kelas menjadi perusahaan berskala nasional hingga korporasi besar.

Pesta Wirausaha Nasional 2026 berlangsung selama dua hari pada 20-21 Juni 2026 dan menghadirkan berbagai program edukasi, pameran bisnis, mentoring, networking, serta kolaborasi lintas sektor yang ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM Indonesia menuju level yang lebih tinggi.'

Topik Menarik