Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Presenter televisi Argentina, Florencia Pena, memutuskan mengundurkan diri setelah secara keliru mengumumkan bahwa ayahLionel Messi meninggal dunia. Pernyataan itu disampaikan Pena saat siaran langsung di saluran streaming Luzu TV usai kemenangan Argentina atas Aljazair pada laga pembuka Grup Piala Dunia 2026.
Dalam siaran tersebut, Pena mengatakan bahwa ayah Messi, Jorge Messi, meninggal dunia secara mendadak di tengah berlangsungnya Piala Dunia. Informasi itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu kehebohan di Argentina.
Tak lama kemudian, Pena mengklarifikasi bahwa kabar tersebut belum terverifikasi. Keluarga Messi lalu mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa Jorge Messi masih hidup dan sedang menjalani perawatan medis untuk kondisi kesehatan yang tidak diungkapkan.
Baca Juga:Gebuk Skotlandia, Gol 71 Detik Ismael Saibari Antar Maroko ke Puncak Grup CPria berusia 68 tahun itu disebut berada di bawah pengawasan dokter dan dalam proses pemulihan. Mengutip laporan BBC, Sabtu (20/6/2026), keluarga Messi juga mengkritik spekulasi mengenai kondisi kesehatan Jorge Messi serta meminta privasi di tengah situasi sulit yang sedang mereka hadapi.
Kasus tersebut memicu gelombang kritik di Argentina. Banyak pendukung mengecam kelalaian dalam memverifikasi informasi sebelum disiarkan ke publik. Bahkan, Presiden Argentina, Javier Milei, menyebut insiden itu sebagai "omong kosong" dan menilai penyebaran informasi pribadi tanpa verifikasi merupakan tindakan yang tidak bermoral dan tidak dapat dibenarkan.Pena kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Presenter dan aktris berusia 51 tahun itu mengaku menerima informasi tersebut saat siaran berlangsung dan mempercayainya sebagai kabar yang telah diverifikasi oleh tim produksi.
Baca Juga:Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
"Saya meminta maaf kepada keluarga Messi. Saya sangat malu telah terlibat dalam kesalahan ini," ujar Pena melalui media sosialnya.
Pena juga menyatakan bertanggung jawab atas kekeliruan tersebut dan memutuskan mengakhiri keterlibatannya di Luzu TV. Pihak Luzu TV turut menyampaikan permintaan maaf dan mengumumkan langkah disipliner atas insiden tersebut.
Pembawa acara sekaligus produser saluran itu, Nicolas Occhiato, menegaskan bahwa penyebaran informasi sensitif tanpa verifikasi tidak dapat diterima dan bertentangan dengan prinsip jurnalisme yang bertanggung jawab.
Kontroversi ini mencuat hanya beberapa saat setelah Messi mencetak hat-trick dalam kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair. Seusai pertandingan, pemain berusia 38 tahun itu mengaku sedang menjalani "hari-hari sulit" karena persoalan pribadi yang tidak berkaitan dengan sepak bola.









