Mekar Asta Nusantara Gandeng Pemerintah Kembangkan Agroforestri di Jawa Timur

Mekar Asta Nusantara Gandeng Pemerintah Kembangkan Agroforestri di Jawa Timur

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:34
share

PT Mekar Asta Nusantara (MANU) menjalin kerja sama dengan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, dan Kementerian Kehutanan untuk mengembangkan agroforestri pangan di Jawa Timur. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

"Keberlangsungan pangan bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang bagaimana kita membangun ekosistem yang mampu tumbuh bersama masyarakat dalam jangka panjang," ujar Direktur Utama MANU Evi Febriana Suhardi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga:IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut mencakup pengembangan kawasan hutan produktif serta peningkatan kapasitas Kelompok Perhutanan Sosial (KPS). Program ini menjadi bagian dari pengembangan MEKAR Ecosystem yang bertujuan mendorong pemanfaatan hutan secara berkelanjutan dan bernilai ekonomi.

Melalui pendekatan agroforestri, kawasan hutan akan dikelola dengan mengombinasikan tanaman kehutanan dan tanaman pangan. MANU saat ini juga tengah mengembangkan lahan dengan penanaman komoditas semusim seperti jagung, yang tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan produktivitas.Selain pengembangan lahan, MANU akan memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas kepada kelompok masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan petani serta mendorong terciptanya nilai ekonomi baru dari sektor agroforestri.

Baca Juga:Mentan Amran: Kalau Mau Jadi Konglomerat Masuk Pertanian

Kepala Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta Wahyudi Ardhyanto menegaskan pentingnya keseimbangan antara manfaat ekonomi dan pelestarian lingkungan dalam pengelolaan hutan.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap pengelolaan perhutanan sosial tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga dan mengembalikan fungsi hutan," ujar Wahyudi.

Menurut dia penerapan agroforestri dengan kombinasi tanaman kayu dan tanaman pangan menjadi solusi untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus memastikan kelestarian hutan dalam jangka panjang.

Program ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai wilayah lain sebagai bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan. Optimalisasi kawasan hutan melalui agroforestri dinilai menjadi salah satu pendekatan efektif untuk menjawab tantangan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Topik Menarik