Daging Kurban Ternyata Setara Whey Protein, Bisa Tingkatkan Massa Otot
Momen Iduladha bukan hanya identik dengan tradisi berbagi daging kurban, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan asupan protein berkualitas tinggi. Bahkan, Menteri Kesehatan menyebut kandungan protein dalam daging kurban setara dengan whey protein yang selama ini dikenal mahal dan banyak dikonsumsi untuk menunjang kebugaran tubuh.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hal tersebut melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
“Daging kurban itu seperti ini, berkahnya besar sekali lho. Karena protein yang ada di dalamnya setara dengan whey protein yang harganya juga mahal,” kata Budi, dikutip Rabu (27/5/2026).
Baca Juga : Menkes Ingatkan Bahaya Cara Masak Daging Kambing yang Salah saat Iduladha
Ia menjelaskan, dalam 100 gram daging sapi terdapat sekitar 29 gram protein yang berperan penting dalam pembentukan massa otot saat berolahraga maupun proses pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik.Selain itu, daging sapi dan daging kambing dari kurban termasuk kategori daging merah yang memiliki manfaat baik untuk tubuh. Menurut Budi, daging merah membantu meningkatkan kualitas darah dan mengandung berbagai asam amino penting yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.
“Daging kambing dan daging sapi ini kan warnanya merah. Ini dibutuhkan oleh tubuh kita karena pertama, bisa meningkatkan kualitas darah kita, dan dia memiliki banyak asam amino yang tidak bisa diproduksi tubuh kita tetapi ada di dalam daging merah,” tambahnya.
Baca Juga : Daging Kambing Dituding Picu Kolesterol dan Hipertensi, Ini Kata Menkes
Karena itu, Budi menyarankan masyarakat untuk mengatur konsumsi daging kurban dengan bijak agar manfaat proteinnya bisa dirasakan secara optimal selama momen Iduladha.
“Kita kalau dikasih daging kurban, biasanya kan dapat satu kilo. Yang satu kilo ini jangan dihabiskan semua. Kita bagi aja menjadi porsi-porsi yang lebih kecil, sehingga dimasaknya bisa dipakai untuk beberapa kali,” tutur Budi.
Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi strategi sederhana untuk menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan asupan protein masyarakat saat Iduladha.
“Jadi, Iduladha ini selain masanya kita berbagi, juga masanya kita meningkatkan kesehatan dan asupan protein kita,” pungkasnya.










