Kepala BGN Naik Haji Jalur Reguler, Anggota DPR: Patut Menjadi Teladan

Kepala BGN Naik Haji Jalur Reguler, Anggota DPR: Patut Menjadi Teladan

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:11
share

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sedang menunaikan ibadah haji melalui jalur haji reguler, bukan ONH Plus ataupun fasilitas khusus lainnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi XI DPR Mohamad Hekal yang saat ini juga bertugas sebagai petugas haji di Tanah Suci.

Hekal berpendapat, pilihan tersebut menunjukkan sikap sederhana dan kedekatan Dadan dengan masyarakat biasa. Bahkan, untuk bisa berangkat haji, Dadan diketahui mengikuti antrean haji reguler selama kurang lebih 12 tahun sebagaimana jamaah pada umumnya.

“Banyak yang bertanya beberapa hari ini ke mana Pak Dadan. Ternyata beliau sedang menunaikan ibadah haji reguler. Ini menarik karena beliau sebenarnya memiliki kemampuan untuk menggunakan fasilitas ONH Plus, tetapi memilih jalur reguler seperti masyarakat kebanyakan,” ujar Mohamad Hekal, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Dadan Hindayana Ditertawakan Warga Gunungkidul, Harga 15 Ekor Belalang Rp35.000

Dia menambahkan, sebagai pejabat negara setingkat Kepala Badan Nasional, selain ONH Plus, Dadan sejatinya juga memiliki peluang untuk memperoleh berbagai fasilitas dan kemudahan khusus selama menjalankan ibadah haji. Namun hal itu tidak dilakukan.

“Sebagai pejabat negara, saya lihat beliau memilih menjalani ibadah secara sederhana dan apa adanya bersama jamaah reguler lainnya,” kata Hekal, politikus Partai Gerindra tersebut.

Hekal menuturkan, kesederhanaan itu juga terlihat dari fasilitas penginapan yang ditempati Dadan selama berada di Makkah. Hotel tempat menginap Kepala BGN tersebut berada cukup jauh dari Masjidil Haram, yakni sekitar 5 kilometer.

“Fasilitas hotel yang didapat juga biasa saja. Jaraknya sekitar 5 kilometer dari Masjidil Haram. Bahkan kemarin beliau menuju Kabah menggunakan bus bersama jamaah lainnya,” tuturnya.

Menurut Hekal, di tengah tingginya perhatian publik terhadap gaya hidup pejabat negara, sikap yang ditunjukkan Kepala BGN tersebut patut diapresiasi karena mencerminkan nilai kesederhanaan dan keteladanan. Dadan tercatat berangkat ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 4 Juni 2026.

“Kesederhanaan seperti ini penting ditunjukkan pejabat publik. Jabatan tinggi tidak membuat beliau mengambil fasilitas berlebihan. Beliau tetap memilih menjalani proses sebagaimana masyarakat umum,” pungkas Hekal.

Topik Menarik