Persib Juara Liga, Duel Persija di JIS Ricuh karena Flare dan Petasan

Persib Juara Liga, Duel Persija di JIS Ricuh karena Flare dan Petasan

Olahraga | sindonews | Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:22
share

Persib Bandung memastikan diri menjadi juara Super League 2025-2026 di tengah insiden terhentinya laga Persija Jakarta kontra Semen Padang akibat flare dan petasan dari tribune suporter.

Persib mengunci gelar usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5/2026) sore WIB. Sementara di waktu yang hampir bersamaan, pertandingan Persija melawan Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS) sempat dihentikan pada menit ke-70 karena situasi di tribune memanas.

Baca Juga: Persib Juara Super League 2025-2026 usai Imbang Lawan Persijap

Hasil imbang 0-0 cukup membawa Persib finis di puncak klasemen. Maung Bandung unggul head to head dan selisih gol atas Borneo FC yang harus puas mengakhiri musim di posisi kedua dengan koleksi poin sama, yakni 79 angka.

Keberhasilan ini membuat Persib mencatat sejarah sebagai klub pertama yang mampu meraih tiga gelar liga secara beruntun di era modern Liga Indonesia.Di Bandung, Persib tampil agresif sejak awal pertandingan. Beckham Putra dan Adam Alis menjadi motor serangan utama tim asuhan Bojan Hodak.

Persijap Jepara dipaksa lebih banyak bertahan menghadapi tekanan tuan rumah. Namun hingga menit ke-15, belum ada gol tercipta.

Persib kembali memperoleh peluang emas pada pertengahan babak pertama lewat Adam Alis. Gelandang Persib itu berhasil menerima umpan matang di depan gawang, tetapi sepakannya masih mampu diamankan kiper Persijap, Muh Ardiansyah.

Adam Alis kembali mengancam pada menit ke-35. Lagi-lagi Muh Ardiansyah tampil sigap melakukan penyelamatan penting sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Persib tetap mendominasi jalannya pertandingan. Thom Haye beberapa kali mengatur alur serangan lewat umpan-umpan terukur, sementara Persijap lebih mengandalkan serangan balik.Meski terus menekan hingga akhir laga, Persib gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan cukup memastikan pesta juara Maung Bandung.

Di Jakarta, suasana berbeda justru terjadi saat Persija menjamu Semen Padang di JIS. Macan Kemayoran sebenarnya tampil dominan dan unggul 3-0 lewat dua gol Gustavo Almeida pada menit ke-29 dan 58, serta gol Maxwell pada menit ke-68.

Namun pertandingan terhenti pada menit ke-70 setelah The Jakmania menyalakan flare dan petasan di tribune stadion. Asap putih memenuhi area stadion dan sejumlah suporter sempat turun ke tepi lapangan.

Steward dan petugas keamanan langsung melakukan penjagaan ketat di sekitar lapangan untuk mengamankan para pemain serta mencegah adanya suporter lain masuk ke arena pertandingan.

Selain aksi flare, sejumlah spanduk kritik terhadap manajemen Persija juga dibentangkan suporter. Salah satu spanduk bertuliskan, “Bisnis naik, prestasi turun.”

Kekecewaan suporter tak lepas dari kegagalan Persija bersaing dalam perebutan gelar musim ini, yang akhirnya jatuh ke tangan rival mereka, Persib Bandung.

Topik Menarik