9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Bebas, Siap Kembali ke Tanah Air

9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Bebas, Siap Kembali ke Tanah Air

Nasional | sindonews | Jum'at, 22 Mei 2026 - 06:53
share

Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalan relawan Global Sumud Flotilla telah tiba di Istanbul, Turki seusai ditahan oleh tentara zionis Israel beberapa waktu lalu. Mereka disambut oleh Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul Darianto Harsono.

Hal itu diketahui dari postingan Instagram di akun Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono, @menluri, Kamis (21/5/2026) dini hari. "Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0," tulis Sugiono dalam postingan tersebut, dikutip Jumat (22/5/2026).

Sugiono menyampaikan, dirinya telah berkomunikasi langsung dengan para WNI melaluu sambungan telepon video. Menutup pernyataannya, Sugiono memastikan kesembilan relawan itu akan dipulangkan ke tanah air dengan selamat.

Baca Juga: Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Segera Pulang ke Indonesia

"Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar dan dapat tiba kembali dengan selamat & sesegera mungkin," pungkas Sugiono.Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sempat ditahan militer Israel kini telah dibebaskan dan sedang dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, sebelum kembali ke Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan para relawan kemanusiaan tersebut setelah Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik intensif sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0.

"Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa sembilan WNI yang ditangkap oleh militer Israel saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air," ujar Sugiono, Kamis (21/5/2026).

Sugiono mengungkapkan, keberhasilan pembebasan para relawan merupakan hasil koordinasi erat lintas diplomasi yang dilakukan Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI bersama sejumlah perwakilan RI di luar negeri. Menurutnya, berbagai jalur diplomatik telah dioptimalkan, termasuk melalui KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul.

Topik Menarik