Pelatih Irak Bikin Gempar, Sebut Playoff Piala Dunia 2026 Rugikan Timnas Indonesia

Pelatih Irak Bikin Gempar, Sebut Playoff Piala Dunia 2026 Rugikan Timnas Indonesia

Olahraga | sindonews | Selasa, 5 Mei 2026 - 19:24
share

Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, bikin gempar jagat sepak bola nasional. Dia mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib Timnas Indonesia yang gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Ia menilai ada sejumlah kebijakan yang tidak berpihak kepada Indonesia dalam fase playoff zona Asia.

Arnold menyebut sistem dan penjadwalan pertandingan yang diterapkan AFC berubah di tengah jalan, sehingga berdampak pada ketimpangan persaingan. Menurutnya, kondisi tersebut membuat Indonesia berada dalam posisi yang kurang menguntungkan sejak awal.

Ia mengungkapkan bahwa pada awalnya, seluruh peserta diinformasikan bahwa laga playoff putaran keempat akan digelar di tempat netral. Namun, aturan itu kemudian direvisi, di mana dua tim dengan peringkat FIFA tertinggi ditunjuk sebagai tuan rumah.

Perubahan tersebut sempat menguntungkan Irak, yang kala itu memiliki peringkat lebih baik dibanding Arab Saudi. Meski demikian, pada praktiknya Arab Saudi justru ditetapkan sebagai tuan rumah grup, sesuatu yang dinilai Arnold janggal.

Selain soal venue, ia juga menyoroti jadwal pertandingan yang dinilai merugikan Indonesia. Skuad Garuda disebut datang ke Jeddah dalam kondisi belum lengkap karena pemain yang merumput di Eropa baru bergabung sehari kemudian.Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, Indonesia harus langsung menghadapi Arab Saudi dalam waktu singkat. Situasi tersebut membuat tim pelatih kesulitan memaksimalkan strategi, sementara kondisi fisik pemain juga belum ideal.

Tak hanya itu, jeda pertandingan juga dinilai tidak seimbang. Indonesia memiliki waktu istirahat yang jauh lebih singkat dibanding lawan-lawannya, termasuk saat menghadapi Irak yang datang dengan persiapan lebih matang.

Arnold menilai faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap hasil akhir. Indonesia kalah dari Arab Saudi, sementara Irak hanya menang tipis atas Indonesia. Pada akhirnya, Arab Saudi lolos berkat keunggulan selisih gol.

Irak sendiri kemudian memastikan tiket ke Piala Dunia setelah memenangi playoff antarkonfederasi. Namun, Arnold menegaskan bahwa pengalaman di fase sebelumnya meninggalkan catatan tersendiri, terutama terkait aspek keadilan kompetisi.

Ia pun menyimpulkan bahwa Indonesia menjadi salah satu tim yang paling terdampak dari perubahan kebijakan dan jadwal yang tidak konsisten tersebut.

Topik Menarik