UTBK SNBT 2026 di ITS Diawasi AI, Face Recognition Pastikan Peserta Asli

UTBK SNBT 2026 di ITS Diawasi AI, Face Recognition Pastikan Peserta Asli

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 23 April 2026 - 07:10
share

ITS menerapkan teknologi face recognition berbasis Artificial Intelligence (AI) pada saat Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 sebagai mitigasi pasca ujian.

"Teknologi ini kami gunakan untuk memastikan peserta yang mendaftar, mengikuti ujian, dan melakukan daftar ulang adalah orang yang sama," kata Rektor nstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati, melalui siaran pers, Kamis (23/4/2026).

Baca juga:UPN Jatim Tangkap Terduga Joki UTBK 2026, Modusnya Datang Telat!

ITS kembali dipercaya menjadi Pusat UTBK SNBT 2026 dengan jumlah peserta yang ujian mencapai 12.585 orang. Tak ingin sekadar memantau dari jauh, Bambang beserta jajarannya turun langsung mengecek kesiapan sejumlah lokasi ujian pada hari pertama pelaksanaan UTBK di ITS, Rabu (22/4/2026) pagi.

Guru Besar Departemen Teknik Mesin ITS itu langsung melakukan inspeksi di Gedung Tower 1 ITS sebagai salah satu titik pelaksanaan ujian. Ia tampak puas dengan kondisi ruangan yang dinilai sudah siap dan kondusif untuk peserta. “Sisi pelaksanaan dan jumlah pengawas sudah cukup baik,” ungkapnya.Baca juga: Canggih, Panitia SNPMB Pakai AI untuk Berantas Joki UTBK 2026

Dari sisi keamanan, ITS menerapkan prosedur skrining yang ketat di setiap ruangan. "Semua hal yang mencurigakan kami periksa agar tidak ada kecurangan," tegas Bambang.

Setiap peserta diperiksa menggunakan metal detector, termasuk pengecekan menyeluruh terhadap jam tangan, kacamata, hingga aksesori yang berpotensi menjadi alat komunikasi.

Bambang juga menyoroti tingginya antusias peserta yang sudah berdatangan jauh sebelum waktu ujian dimulai. Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, Kantin Pusat ITS juga akan beroperasi atau buka lebih awal jam 05.30 WIB, sehingga peserta maupun pengantar bisa sarapan terlebih dahulu sebelum ujian. Selain itu, juga disediakan ruang tunggu baik untuk peserta maupun pengantar yang memadai di lokasi ujian, serta lima posko informasi UTBK di area kampus.

Tahun ini, ITS melayani 12.585 peserta yang tersebar di 48 titik lokasi ujian di seluruh kampus. Pelaksanaan berlangsung mulai 22 - 29 April, kecuali 26 April, dengan dua sesi setiap harinya kecuali hari Jumat yang hanya satu sesi. Rata-rata sekitar 1.022 peserta mengikuti ujian setiap sesinya.

Sementara itu, pada sesi pertama di hari pertama pelaksanaan UTBK di ITS tercatat sebanyak 38 peserta tidak hadir dan 13 peserta tercatat melakukan pelanggaran administrasi. Pelanggaran administrasi ini di antaranya adalah tidak membawa ijazah SMA/SMK sederajat atau surat keterangan sebagai siswa kelas XII dari sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTSI) ITS Bagus Jati Santoso SKom PhD menegaskan bahwa pihaknya meningkatkan jumlah server dari dua menjadi tiga unit guna memperlancar pengiriman jawaban ke pusat. “Jaringan internet pun diperkuat dengan mengalihkan perkuliahan mahasiswa ke daring,” tambahnya.

Topik Menarik