Kisah Luka Masa Kecil Jisoo kembali Viral di Tengah Kasus Pelecehan Sang Kakak

Kisah Luka Masa Kecil Jisoo kembali Viral di Tengah Kasus Pelecehan Sang Kakak

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 21 April 2026 - 14:50
share

Sebuah klip dari video self-camera Jisoo yang direkam pada tahun 2018 kembali beredar di komunitas online pada 20 April 2026. Dalam video tersebut, ia terlihat menunjuk bekas luka di dahinya sambil menceritakan asal-usul luka itu saat masih kecil.

Dikutip Kbizoom, Jisoo mengisahkan bahwa kakak laki-lakinya pernah menakutinya dengan mengatakan bahwa semprotan disinfektan berbahaya, lalu menyuruhnya lari ke tempat yang lebih tinggi. Dalam kepanikan, ia justru membenturkan kepalanya ke pagar hingga mengalami luka cukup serius.

“Seluruh tubuhku berlumuran darah,” kenangnya dalam klip tersebut.Yang kemudian menjadi sorotan adalah cerita lanjutan setelah kejadian itu. Jisoo menyebut bahwa kakaknya mendorongnya untuk terus berlari alih-alih langsung menolong, dan ia juga tidak dibawa ke rumah sakit setelahnya.

Foto Jisoo saat masih kecil. Foto: Kbizoom

Baca Juga : Tepis Terlibat Kasus Pelecehan Kakaknya, Jisoo BLACKPINK Akhirnya Buka SuaraKlip lama ini pun memicu berbagai reaksi dari warganet. Ada yang merasa terkejut, ada pula yang mempertanyakan situasinya. Sebagian mengaku tidak nyaman dengan cerita tersebut, terutama karena melibatkan anak kecil dan respons orang terdekatnya.

Komentar yang bermunculan pun beragam, mulai dari rasa tidak percaya hingga kritik terhadap tindakan yang dianggap berlebihan.

Perhatian terhadap video ini semakin besar karena muncul di tengah kabar hukum yang melibatkan kakak laki-laki Jisoo. Ia dilaporkan ditangkap atas dugaan kasus kontak fisik yang tidak pantas.

Baca Juga : Kasus Pelecehan Kakak Jisoo BLACKPINK Memanas, Istri Ungkap Dugaan KDRT

Tak hanya itu, muncul pula berbagai klaim tambahan di internet, termasuk dari seseorang yang mengaku sebagai pasangannya, yang membuat sorotan publik semakin tajam.

Meski begitu, penting untuk diingat bahwa cerita lama seperti ini bisa saja kehilangan konteks aslinya. Kisah masa kecil yang sebelumnya dibagikan dalam suasana santai kini kembali diperbincangkan dalam situasi yang berbeda, sehingga berpotensi menimbulkan salah tafsir dan spekulasi yang tidak selalu akurat.

Topik Menarik