Pengamat Militer Ungkap Perlunya Strategi Antipenculikan Presiden Prabowo

Pengamat Militer Ungkap Perlunya Strategi Antipenculikan Presiden Prabowo

Nasional | sindonews | Selasa, 21 April 2026 - 09:49
share

Analis Militer dan Pertahanan Selamat Ginting menyarankan pentingnya strategi pencegahan penculikan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu berkaca pada peristiwa penculikan Presiden Venezuela Maduro oleh pasukan khusus Delta Force Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Analis Militer dan Pertahanan dari Universitas Nasional (Unas) Slamat Ginting di Podcas SindoNews To The Po!n Aja, Selasa (21/4/2026).

Selamat Ginting menjelaskan, perang yang terjadi sekarang ini karena dilatarbelakangi penguasaan Sumber Daya Alam. Selamat mencontohkan, China negara yang sebagian besar daerahnya kebanyakan tandus dan bergunung-gunung.

Baca juga: Venezuela dan Ilusi Kedaulatan di Hadapan Negara Adidaya: Pelajaran Penting bagi Indonesia

“Dia harus menghidupi warga negaranya. Dimana? Ya kalau tidak bisa ditempatnya ya di negara lain. Amerika juga begitu, krisis energi. Begitui Nicolas Maduro Presiden Venezuela diculik, peta dunia berubah,” katanya. Pascapenculikan Maduro, kata Selamat, semua presiden ketakutan karena semua berpotensi diculik. “Semua Presiden ketakutan, bukan tidak mungkin berpotensi diculik semuanya. Makanya kita juga harus buat simulasi antipenculikan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Harus, harus, iyakan harus,” tegasnya.

Lihat video: RI SIAGA PERANG! AS Akan Gempur Kapal Iran di Selat Malaka, Ancam Wilayah RI?

Dalam kasus Iran juga diduga terjadi kebocoran karena ada penyusupan. Perang ini antara lain karena ingin merebut sumber daya alam.

“Nonsense kalau Iran tidak punya minyak yang bagus akan diserang. Indonesia termasuk negara yang diincar. Negara penjajah hampir semua masuk ke Indonesia. Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis, Jepang semuanya masuk, kenapa? Karena sumber daya alamnya yang luar biasa. Ini kan yang kentara mau diambil Greenland, Kuba,” paparnya.

Topik Menarik