Kronologi Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi jatuhnya helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026). Helikopter tersebut sempat mengirim sinyal darurat.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyebutkan, helikopter lepas landas pukul 07.37 WIB. Sekitar satu jam kemudian, pada pukul 08.39 WIB, helikopter terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalimantan Barat.
"Selanjutnya, pukul 09.15 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak dan pada pukul 10.43 WIB AirNav Indonesia telah menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku,” kata dia dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: 8 Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Tewas
Tim SAR gabungan telah menemukan lokasi jatuhnya helikopter. Berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia."Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban," ujarnya.
Sebelumnya, seluruh penumpang dinyatakan meninggal dunia. Total ada delapan orang yang berada di helikopter tersebut, terdiri dari enam penumpang dan dua kru.
Berdasarkan data yang diterima, kru helikopter masing-masing adalah pilot Captain Marindra W. dan EOB Harun Arasyid. Sementara enam penumpang tercatat atas nama Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.










