Dorong Hunian Sehat, Kansai Paint Hadirkan Inovasi Cat Bebas Timbal
PT Kansai Prakarsa Coatings menghadirkan inovasi cat bebas timbal di seluruh portofolio produknya sebagai upaya mendukung lingkungan hidup yang lebih sehat. Langkah ini mencakup berbagai segmen, mulai dari ritel hingga industri seiring meningkatnya perhatian terhadap aspek kesehatan dalam penggunaan material bangunan.
"Inisiatif ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memastikan setiap produk tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga lebih aman bagi masyarakat," ujar Presiden Direktur PT Kansai Prakarsa Coatings, Takahiko Tsuda, dalam konferensi pers, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga:Cat dengan Teknologi Peredam Suhu Panas Diperkenalkan
Dia mengatakan penerapan cat bebas timbal dilakukan secara menyeluruh pada produk cat besi dan kayu, cat tembok interior dan eksterior, hingga pelapis khusus untuk kebutuhan industri seperti auto refinish dan protektif. Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap standar kesehatan dan keselamatan global.
Menurut Tsuda, seiring pertumbuhan industri cat dan pelapis di Indonesia, aspek keamanan produk menjadi perhatian utama. Hal ini mendorong perusahaan untuk terus menghadirkan solusi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga aman bagi konsumen.Pihaknya juga menilai pemilihan material bangunan kini semakin krusial, mengingat sebagian besar waktu manusia dihabiskan di dalam ruangan. Oleh karena itu, kualitas produk cat dinilai berperan penting dalam menciptakan hunian yang sehat dan nyaman.
Baca Juga:Nyaris Tanpa Hambatan, Teknologi Cat Ini Dipakai 38 Kapal Raksasa, Apa Rahasianya?
Melalui inisiatif ini, Tsuda berharap dapat memperkuat kepercayaan konsumen sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui produk yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sementara, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy, menilai industri kimia hilir termasuk cat dan pelapis merupakan sektor strategis yang terus tumbuh di Indonesia. Pada 2025, kapasitas terpasang industri cat nasional mencapai 1,5 juta metrik ton per tahun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 36.000 orang, sementara potensi pasar domestik diperkirakan melebihi 1 juta metrik ton.
“Pemerintah berkomitmen untuk mendorong industri yang tidak hanya berdaya saing, namun juga bertanggung jawab melalui penerapan standar dan kebijakan yang tepat. Penerapan standar serta pembatasan bahan berbahaya menjadi fondasi penting dalam melindungi masyarakat. Kami mengapresiasi langkah pelaku industri, termasuk Kansai Paint, yang terus berinovasi dalam menghadirkan produk yang lebih aman sebagai kontribusi nyata dalam menciptakan bangunan dan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Emmy.










