Komitmen Bangun Futsal Indonesia, Hector Souto Cari Bakat di Maluku dan Jayapura
Hector Souto menegaskan komitmennya untuk terus membangun dan mengembangkan futsal di Indonesia. Pelatih Timnas Futsal Indonesia itu bakal mencari bakat di Maluku dan Jayapura dalam waktu dekat.
Hal itu diungkap oleh Souto setelah mengantar Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF Futsal 2026. Skuad Garuda kalah dari tim tuan rumah Thailand (1-2) di final turnamen yang digelar pada Minggu (12/4/2026) kemarin.
Walau hanya menjadi runner-up, prestasi Timnas Futsal Indonesia cukup membanggakan. Pasalnya, Souto banyak membawa pemain debutan untuk turnamen tersebut.
Setelah Piala AFF Futsal selesai, Souto tidak akan berhenti untuk memenuhi komitmennya membangun dan mengembangkan futsal Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu akan bertolak ke Maluku dan Jayapura untuk mencari talenta anyar.
"Sekarang secara personal saya akan ke Maluku dan Jayapura. Kami mulai melakukan deteksi bakat (talent detection). Salah satu staf saya besok jam 10 pagi berangkat ke Aceh untuk deteksi bakat juga," ungkap Souto kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Senin (13/4/2026).Selain Maluku dan Jayapura, misi deteksi bakat ini juga akan berlaku di daerah lainnya. Souto juga menggencarkan pemantauan talenta dari klub-klub yang berkompetisi di Pro Futsal League (PFL) dalam tiga bulan ke depan. Hal ini menjadi penting karena pemenang kompetisi itu akan tampil di Intercontinental Futsal Cup 2026.
"Kami fokus dalam tiga bulan ke depan pada dua hal utama: memantau pemain senior di liga, ini sangat penting karena juara liga akan berangkat ke Intercontinental Cup di Brasil, ini pertama kalinya terjadi dan penting untuk ekosistem kita, tapi kami juga fokus mengembangkan dan mendeteksi bakat U-17 di seluruh negeri," papar Souto.
Nantinya, Souto juga akan bekerja sama dengan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) untuk mencari bakat baru. Pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan, cara ini sesuai dengan komitmennya untuk mengembangkan futsal di Indonesia.
"Kami bekerja sama dengan AFP (Asosiasi Futsal Provinsi), jadi AFP akan memantau pemain dan memilih 15 hingga 100 pemain di setiap AFP, lalu kami akan mendatangi 38 AFP tersebut," jelas Souto.
PSSI Rekrut Pakar Sepak Bola Inggris Alistair Smith, Fokus Perkuat Pendidikan dan Pengembangan
"Slogan saya adalah: 'Kita tidak ingin ada talenta yang tidak kita gunakan'. Jadi kami berkomitmen penuh mencari bakat, bepergian ke mana pun di Indonesia, bahkan tempat kecil sekalipun. Target saya di masa depan adalah kita punya liga di divisi usia muda, sehingga melalui liga itu deteksi bakat terjadi secara alami," tandasnya.










