Yusril Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengaku mendengar kabar bahwa Riza Chalid saat ini berada di Malaysia. Hal ini diungkapkannya saat ditanya awak media ihwal keberadaan Riza Chalid usai terbaru ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang di Petral periode 2008-2015.
"Yang kami dengar ada di Malaysia. Tapi pasti tidaknya mesti diselidiki. Dan kalau memang ada di Malaysia kan memang harus dimintakan ekstradisi kepada pemerintah Malaysia," kata Yusril di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Kendafi demikian, Yusril menegaskan bahwa dirinya tidak menangani langsung masalah ini. Dia meminta untuk mengonfirmasi kepada Menteri Hukum (Menkum) dan Menteri Luar Negeri (Menlu).
Baca juga: Riza Chalid Jadi Tersangka Korupsi Petral, Kejagung: Statusnya Masih Buron
"Sampai sekarang belum belum dilakukan upaya pemulangan baik dalam konteks MLA maupun dengan ekstradisi dengan pemerintah Malaysia," ujarnya.Indonesia Sepakat Beli Rudal Supersonik BrahMos India, Sulit Dicegat Sistem Pertahanan Udara
Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tujuh orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang di Petral periode 2008-2015.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup. Salah satu tersangka adalah pengusaha minyak Riza Chalid.
"Tim penyidik dari Kejaksaan Agung Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam perkara dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral tahun 2008 sampai dengan tahun 2015," kata Syarief, Kamis (9/4/2026).










