Amankah Intermittent Fasting untuk Penderita GERD? Ini Penjelasan dr Tirta
Diet dengan metode Intermittent fasting merupakan satu hal yang paling mudah dilakukan untuk menurunkan berat badan. Namun bagaimana jika ternyata kamu mempunyai riwayat gerd atau asam lambung?
Influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi menjelaskan bahwa intermated fasting bagi penderita asam lambung atau gerd bisa saja dilakukan secara kondisional. Bahkan, jika memungkinkan justru intermated fasting bisa membantu menyembuhkan gerd ata asam lambung yang diderita.
Baca juga: 5 Tips Intermittent Fasting untuk Pemula, Cara Diet Mudah, Nyaman, Berkelanjutan
“Bisa enggak orang Gerd menjalani IF dengan baik? Oh, bisa. Malah Gerd-nya bisa sembuh,” kata dr. Tirta dalam unggahan video di akun Instagramnya, dikutip Kamis (9/6/2026).
Hal itu dikarenakan bisa saja orang yang menderita gerd atau asam lambung itu meminum obat-obatan khusus asam lambung saat melakukan intermated fasting.“Intermittent fast itu bisa dijalani oleh orang yang mengalami gangguan asam lambung. Karena bisa jadi dia tetap meminum obat-obatan untuk asam lambungnya,” ucap dia.
Baca juga: 7 Hal yang Harus Dihindari Kalau Mau Sukses Diet Intermittent Fasting
Namun, hal tersebut berlaku juga gerd atau asam lambung yang diderita tidak terlalu parah. Tapi jika asam lambung atau gerd yang diderita cukup parah, maka intermated fasting tidak dianjurkan.
“Kurang dianjurkan untuk orang yang mengalami gangguan asam lambung yang kronis. Otomatis kalau pada penderita seperti ini harus dianjurkannya itu makan sering tapi sedikit,” tutur dr. Tirta.
Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memperhatikan metabolisme tubuh terlebih dahulu sebelum melakukan diet atau intermated fasting.
“Intermated fast, diet karnivore, diet vegetarian selalu kenali metabolisme tubuhmu dan karakter tubuhmu,” pungkas dia.










