Ciputra Group Bukukan Penjualan Rp500 Miliar dari Ekspansi Kawasan The Forestine
Pasar properti premium di Indonesia masih menunjukkan tren positif pada 2026, ditopang tingginya minat terhadap hunian berkonsep hijau dan berkelanjutan. Di sisi lain, generasi muda mulai menjadi motor pertumbuhan baru dengan meningkatnya minat kepemilikan rumah.
“Capaian penjualan yang berhasil diraih dalam waktu singkat menunjukkan bahwa konsep hunian yang mengutamakan kualitas kawasan dan lingkungan yang baik mendapat sambutan positif dari masyarakat,” kata General Manager Sales & Marketing The Forestine Jimmy Soh dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga:Prabowo akan Bangun Hunian Layak di Bantaran Rel, Pramono Beri Dukungan Penuh
Ciputra Group mencatat penjualan lebih dari Rp500 miliar dari peluncuran perluasan kawasan hunian The Forestine di CitraGarden City sejak awal Februari 2026. Kinerja ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap hunian premium yang mengedepankan kualitas lingkungan dan kenyamanan hidup.
Di tengah tren tersebut, generasi muda, khususnya Generasi Z usia produktif, mulai aktif masuk ke pasar properti. Sejumlah survei menunjukkan lebih dari 60 generasi muda memiliki keinginan untuk memiliki rumah sendiri, dengan preferensi pada lokasi strategis, aksesibilitas, serta lingkungan yang sehat dan modern.Selain faktor lokasi, konsumen kini semakin memperhatikan keberadaan ruang terbuka hijau dan dukungan teknologi rumah pintar. Hal ini dinilai sejalan dengan gaya hidup modern yang mengutamakan keseimbangan antara kenyamanan, kesehatan, dan efisiensi.
Baca Juga:800 Unit Hunian Bakal Dibangun untuk Warga Bantaran Rel Senen dan Tanah Abang
Jeffrey, perwakilan pengembang, menyebut kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan tempat tinggal yang sehat terus meningkat. Kawasan dengan ruang terbuka hijau dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup penghuni dalam jangka panjang.
The Forestine dikembangkan dengan konsep forest living dan mengacu pada standar GREENSHIP Neighborhood dari Green Building Council Indonesia. Dari total area seluas 14 hektare, lebih dari 25 dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau, termasuk area utama seluas 3,6 hektare dengan berbagai fasilitas rekreasi dan komunal.
Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi teknologi hunian modern seperti smart door lock serta didukung lokasi strategis di kawasan Aerotropolis CitraGarden City yang dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan akses tol utama, sehingga semakin meningkatkan daya tarik bagi calon pembeli.










