Presiden FIFA Infantino Pastikan Iran Tetap Berlaga di Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Timnas Iran tetap ambil bagian di Piala Dunia 2026. Kepastian itu ia sampaikan saat mengunjungi langsung skuad Team Melli dalam laga uji coba di Turki.
Infantino hadir menyaksikan pertandingan Iran melawan Kosta Rika, Selasa (31/3) waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan tidak ada perubahan terkait status Iran sebagai peserta turnamen.
“Iran akan tetap tampil di Piala Dunia. Itu sebabnya saya datang ke sini. Kami senang karena mereka adalah tim yang sangat kuat,” ujar Infantino.
Baca Juga: Dipenuhi Talenta Kelas Dunia, Kenapa Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026?
Ia juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pemain serta staf pelatih. Menurutnya, kondisi tim dalam keadaan baik dan siap menatap turnamen mendatang.Dari pihak federasi, Wakil Presiden FFIRI, Mehdi Mohammad Nabi, menegaskan komitmen Iran untuk selalu mengikuti aturan FIFA. Ia menyebut pihaknya akan tunduk pada setiap keputusan yang diambil oleh otoritas sepak bola dunia tersebut.
“Bagi kami, yang utama adalah regulasi FIFA. Kami akan mengikuti apa pun keputusan yang ditetapkan. Negara tuan rumah juga punya komitmen yang harus dijalankan,” ujarnya.
Sebelumnya, partisipasi Iran sempat dipertanyakan akibat konflik geopolitik dengan Amerika Serikat dan Israel. Situasi memanas bahkan sempat memunculkan wacana Iran mundur dari turnamen, sementara isu keamanan juga menjadi sorotan.
Dalam dinamika tersebut, Presiden AS Donald Trump sempat menyinggung soal jaminan keselamatan pemain Iran jika tampil di negaranya. Namun FIFA berulang kali menegaskan akan tetap mengupayakan keikutsertaan Iran.
Tim asuhan Amir Ghalenoei bahkan sempat mengajukan permintaan agar laga mereka dipindahkan ke Meksiko, meski akhirnya tidak dikabulkan.
Kunjungan langsung Infantino ke Turki dinilai menjadi sinyal kuat dukungan FIFA terhadap Iran. Dalam laga tersebut, Iran tampil impresif dengan kemenangan telak 5-0 atas Kosta Rika, sekaligus menunjukkan kesiapan mereka menuju Piala Dunia 2026.










