Jangan Lupa, Ini 5 Dokumen yang Wajib Dibawa saat UTBK SNBT 2026
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 pada 21-30 April 2026. Selain mempersiapkan materi ujian, ada satu hal yang tidak boleh terlewat: dokumen yang wajib dibawa saat hari ujian.
Jangan sampai sudah datang ke lokasi ujian, tetapi justru tidak bisa masuk ruang tes karena dokumen kurang lengkap. Supaya aman, cek kembali beberapa berkas penting berikut sebelum berangkat.
Baca juga: Jadi Pusat UTBK SNBT 2026, UNEJ Perkuat Sistem dan Antisipasi Kecurangan
5 Dokumen yang Wajib Dibawa saat UTBK SNBT 2026
1. Kartu peserta SNBTMasuk ke Portal SNPMB dan pilih menu pendaftaran UTBK-SNBT untuk mengunduh kartu peserta.
2. Kartu Identitas Bisa berupa kartu siswa, KTP, atau paspor.
3. Surat Keterangan Lulus (SKL) Asli
Siswa yang belum mempunyai SKL/ijazah, harus membawa surat keterangan siswa kelas 12 sekurang-kurangnya disertai dengan: identitas, meliputi nama, kelas, NISN dan NPSN; pas foto terbaru (berwarna); tanda tangan Kepala Sekolah/Madrasah; dan stempel/cap sekolah.
4. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi (bagi angkatan 2024 dan 2025)
5. Ijazah yang sudah disetarakan (bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri)Selain itu, peserta juga wajib mengenakan baju formal rapi (mengenakan sepatu).
Baca juga: Aturan Lokasi UTBK SNBT 2026 Berubah, Ini Jawaban Panitia dan Tata Caranya
Adapun materi tes UTBK-SNBT 2026 terdiri dari dua komponen besar, yaitu Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi. Tes Potensi Skolastik mencakup Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, serta Pengetahuan Kuantitatif.
Adapun komponen Tes Literasi terdiri atas Literasi dalam Bahasa Indonesia, Literasi dalam Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
Sementara itu, IPB University menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk peserta disabilitas saat pelaksanaan UTBK SNBT 2026.
seperti screen reader bagi peserta dengan kebutuhan khusus. Selain itu, IPB University juga telah menghadirkan sarana penunjang lain berupa jalur khusus disabilitas, kursi roda, serta lift di sejumlah gedung.
“Pendidikan di IPB University terbuka bagi seluruh kalangan, tidak memandang perbedaan,” ujar Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana, melalui siaran pers, Rabu (1/4/2026).










