5 Perwira Tinggi Ini Berpeluang Menjadi Kabais TNI
Letjen TNI Yudi Abrimantyo resmi mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI pada Rabu, 25 Maret 2026. Mundurnya Letjen TNI Yudi Abrimantyo membuat jabatan Kabais TNI kosong.
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, mundurnya Letjen TNI Yudi Abrimantyo merupakan bentuk tanggung jawab atas keterlibatan oknum BAIS dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," ujar Aulia dikutip, Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI
Posisi strategis tersebut harus segera diisi oleh orang-orang yang kompeten mengingat Kabais adalah jabatan penting. Sebab Kabais TNI merupakan perwira tinggi di TNI yang bertugas memberikan data dan analisa intelijen.
Saat ini, ada dua orang yang bertugas di ruang lingkup intelijen. Keduanya yakni, Kabais TNI dan Asisten Intelijen Panglima TNI. Berikut ini lima nama perwira tinggi (Pati) TNI yang berpeluang menjadi Kabais TNI yakni:Lihat video: Kasus Aktivis Memanas, Kepala BAIS Lepas Jabatan1. Mayjen TNI Rio Firdianto
Mayjen Rio Firdianto saat ini menjabat sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI. Sebelumnya, Jenderal kelahiran Jakarta, 3 Juni 1972 ini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan sejak 18 Oktober 2024.
Abituren Akademi Militer (Akmil) 1993 dari satuan Artireli Medan (Armed) ini banyak menduduki jabatan mentereng di TNI. Antara lain, Asintel Danpaspampres pada 2014-2015, Komandan Paspampres Grup D pada 2015-2018.
Asintel Kaskogabwilhan II pada 2019-2020, kemudian Dansat Intel Bais TNI, Waasintel Kasad Bidang Inteltek dan Hublu. Pa Sahli Tingkat III Bidang Wassus dan LH Panglima TNI 2024.
2. Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto
Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Bosco Haryo Yunanto saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (Wakabais) TNI. Per Maret 2026, Haryo disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Bais (Kabais) TNI menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo.Lahir pada 16 Juni 1972, Mayjen TNI Bosco merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) 1994 dari kecabangan Infanteri. Mayjen TNI Bosco merupakan Pati TNI yang memiliki karier cemerlang. Berbagai posisi strategis di lingkungan TNI pernah didudukinya terutama di bidang intelijen dan teritorial.
Dia pernah menjabat sebagai Komandan Satuan Intelijen (Dansatintel) Bais TNI saat berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) pada Oktober 2023 hingga akhirnya diangkat menjadi Wakil Kepala Bais TNI sampai saat ini.
3. Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha
Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki pengalaman di bidang intelijen. Lulusan Akademi Militer (Akmil)1997 dari kecabangan Infanteri Raider ini pernah mengemban tugas sebagai Asisten intelijen Panglima TNI 2024 – 2025.
Saat ini Mayjen TNI Rudy menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mayjen TNI Rudy juga pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman pada Januari 2025 – Desember 2025).
Selama menjabat sebagai Pangdam Mulawarman, Mayjen TNI Rudy aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara, serta mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)4. Marsda TNI Benedictus Benny Koessetianto
Marsekal Muda (Marsda) TNI Benedictus Benny Koessetianto saat ini menjabat Sekretaris Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Abituren Akademi Angkatan Udara (AAU) 1990 dari Korps Penerbang ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Laiklambangjaau (Kapuslaiklambangjaau) yang bertanggung jawab terhadap kelaikan dan keselamatan kerja di TNI AU.
Pria kelahiran Madiun, Jawa Timur 29 November 1968 ini memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum, Manajemen Penerbangan (MavMgt.) dan Hubungan Internasional (MAIR). Sebelum menjabat sebagai Kapuslaiklambangjaau, Marsda TNI Benedictus pernah menduduki posisi Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (Waka Bais) TNI.
5. Letnan Jenderal TNI Sonny Aprianto
Letnan Jenderal (Letjen) TNI Sonny Aprianto saat ini menjabat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sejak November 2023. Jenderal TNI kelahiran Jakarta 9 April 1969 ini pernah menjabat Asisten Intelijen Panglima TNI pada 2023.
Termasuk Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana pada 2022–2023. Deputi Bidang Kontra Intelijen BIN periode 2021–2022, Komandan Pusat Intelijen TNI AD (Danpusintelad) pada 2018–2021. Tidak hanya itu, dia juga pernah menjabat sebagai Danrem 031/Wirabima (2018), Asintel Pangdam Jaya pada 2013, Danbrigif 1 PIK/Jaya Sakti pada 2011–2013. Pangdam IX/Udayana, Asintel Panglima TNI pada 2023, Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) KSAD.
Perlu diketahui, BAIS TNI adalah organisasi yang khusus menangani intelijen kemiliteran dan berada langsung di bawah komando Panglima TNI. Lembaga ini berfungsi sebagai mata dan telinga Panglima TNI dalam menyuplai analisis intelijen untuk mendukung pengambilan keputusan strategis serta operasi militer.
BAIS TNI memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara. Seperti, menyelenggarakan kegiatan intelijen jangka panjang untuk kepentingan pertahanan negara, termasuk analisis potensi ancaman dari dalam maupun luar negeri.
Memberikan data intelijen yang akurat untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan operasi militer, baik operasi perang maupun selain perang. Melakukan pengamanan terhadap personel, materiil, dan instalasi militer agar terhindar dari infiltrasi atau sabotase pihak asing.
Selain itu, juga menjadi pusat koordinasi bagi badan intelijen di tiga matra yakni, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) untuk memastikan keselarasan informasi di seluruh jajaran TNI. BAIS TNI juga dapat menjalin hubungan dengan atase pertahanan dan lembaga intelijen militer negara lain dalam rangka pertukaran informasi keamanan global.










