Profil Pendidikan Juwono Sudarsono, Mantan Menteri Pertahanan Era Gus Dur dan SBY

Profil Pendidikan Juwono Sudarsono, Mantan Menteri Pertahanan Era Gus Dur dan SBY

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:35
share

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Juwono Sudarsono, meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan. Berikut riwayat pendidikannya.

Diketahui, jenazah almarhum saat ini telah tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Alam Asri VII, Pondok Indah, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Baca juga: Profil Juwono Sudarsono, Menhan Pertama Indonesia dari Kalangan Sipil

Almarhum rencananya akan disemayamkan di Ruang Hening Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Minggu, (29/32026) pukul 07.30 WIB. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan di TMP Kalibata dan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Putranya, Vishnu Juwono, mengungkapkan sang ayah telah menjalani perawatan medis selama empat tahun terakhir untuk berjuang melawan penyakit stroke.Baca juga: Kabar Duka, Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

Vishnu menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir, Juwono memang memilih fokus pada proses pemulihan kesehatannya. Kondisi itu pula yang membuatnya jarang terlihat di ruang publik.

Juwono Sudarsono dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah pemerintahan Indonesia. Ia dipercaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada masa Presiden Soeharto.

Kemudian pada Kabinet Reformasi Pembangunan di era Presiden Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie, ia mendapat amanah sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemudian pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid dipercaya sebagai Menteri Pertahanan (1999-2000). Selanjutnya diangkat sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Inggris hingga 2004. Pada tanggal 21 Oktober 2004, ia dilantik kembali sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai 2009.

Profil Pendidikan Juwono Sudarsono

Dikutip dari berbagai sumber, lahir di Ciamis, Jawa Barat, pada 5 Maret 1942, Juwono Sudarsono berasal dari keluarga pejabat negara. Ayahnya, Sudarsono, pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Sjahrir.

Dalam bidang pendidikan, Juwono dikenal sebagai akademisi unggul dengan rekam jejak internasional. Ia meraih gelar sarjana di bidang publisistik dari Universitas Indonesia.

Karier akademiknya terus berkembang saat ia mendapatkan beasiswa Fulbright pada 1969–1970 untuk melanjutkan studi magister di University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Tak berhenti di sana, Juwono kemudian meraih gelar doktor (Ph.D.) dari London School of Economics and Political Science pada tahun 1975, salah satu institusi bergengsi di dunia dalam bidang ilmu sosial dan politik.

Sebagai akademisi, Juwono juga pernah mengajar di Columbia University, New York, pada 1986–1987. Ia kemudian menjadi Guru Besar Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, serta menjabat sebagai Dekan FISIP UI pada periode 1988–1994.

Selain itu, ia juga pernah dipercaya sebagai Duta Besar RI untuk Britania Raya pada 12 Juni 2003 hingga Oktober 2004.

Kepergian Juwono Sudarsono menjadi kehilangan besar bagi Indonesia, terutama dalam bidang pertahanan dan pendidikan. Sosoknya dikenal sebagai intelektual, diplomat, sekaligus negarawan yang memiliki kontribusi panjang bagi bangsa.

Topik Menarik