Pengunjung Ragunan Tembus 160 Ribu hingga H+3 Lebaran 2026, Diprediksi Terus Membludak
Kawasan Taman Margasatwa Ragunan masih menjadi primadona wisata warga selama libur Lebaran 2026. Hingga hari ketiga pembukaan atau H+3 Lebaran, Selasa (24/3/2026), jumlah pengunjung terus menunjukkan tren tinggi.
Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, mengungkapkan bahwa pada hari pertama pembukaan tercatat sebanyak 72.000 pengunjung. Sementara itu, jumlah pengunjung meningkat pada hari kedua menjadi sekitar 80.000 orang.
“Untuk hari ini masih tinggi ya, data jam 11.00 WIB sudah 40.000 pengunjung masuk ke Ragunan dan masih panjang perjalanannya sampai pukul 16.00,” ujarnya saat ditemui di Ragunan, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Jadwal Museum Kota Tua Jakarta Saat Lebaran 2026, Ini yang Tutup dan Sudah Buka Lagi
Ia memperkirakan jumlah pengunjung pada hari ketiga tetap tinggi hingga penutupan operasional sore hari. Menurutnya, lonjakan ini juga dipengaruhi oleh masa libur Lebaran yang relatif singkat, yakni sekitar delapan hari.Selama periode libur Lebaran tahun ini, Ragunan menargetkan total kunjungan mencapai 400.000 orang. Hingga hari ketiga, jumlah pengunjung tercatat sudah menembus lebih dari 160.000 orang.
“Untuk sampai hari ketiga ini sudah mencapai lebih dari 160 ribu orang yang masuk ke Ragunan,” katanya.
Baca juga:Libur Lebaran, Kota Tua Masih Jadi Primadona dengan Beragam Atraksi Menghibur
Taman Margasatwa Ragunan sendiri beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB selama periode 22–29 Maret 2026. Pihak pengelola memperkirakan lonjakan pengunjung akan terus berlangsung hingga akhir masa libur.
“Sampai tanggal 29, kami memperkirakan itu terakhir untuk pengunjung. Karena tanggal 30 kemungkinan sudah masuk sekolah, sudah masuk kerja, jadi setelah tanggal 30 sudah mulai normal kembali,” jelasnya.
Adapun sejumlah titik favorit pengunjung antara lain Pusat Primata Schmutzer, kandang gorila, komodo, gajah, jerapah, hingga kapibara. Selain itu, area satwa karnivora juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Ragunan juga menghadirkan atraksi edukatif seperti feeding time dan keeper talk. Program ini merupakan jadwal pemberian makan satwa oleh petugas yang disertai penjelasan edukatif kepada pengunjung.










