One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Dimulai, Dilepas Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung flag off atau pelepasan one way nasional arus balik Lebaran 2026. Diketahui, one way nasional arus balik akan dimulai dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikampek Utama.
Dilihat dari YouTube SindoNews, Selasa (24/3/2026), pelepasan one way nasional tersebut dimulai pada pukul 14.25 WIB dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Menhub Dudy Purwagandhi.
Tampak pula Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Baca Juga: Lalin Normal, One Way Lokal di Jalan Tol Semarang Dihentikan
Sebelum pelepasan, Kapolri bersama menteri Kabinet Merah Putih sempat menyapa para pemudik yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebutkan kebijakan sistem satu arah atau one way arus balik menuju Jakarta akan dimulai pada Selasa (24/3/2026) pukul 14.00 WIB.
Habiburokhman Soroti Kasus Guru Honorer Jadi Tersangka Akibat Rangkap Jabatan Pendamping Desa
"Prioritas untuk traffic yang cukup tinggi adalah one way nasional arus balik yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 besok pada pukul 14.00 yang flag off-nya langsung dipimpin Bapak Kapolri dan beberapa menteri yang hadir," kata Irjen Agus kepada wartawan, Senin (23/3/2026).
One way nasional arus balik akan dimulai dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikampek Utama. Dia mengatakan, kendaraan yang akan kembali ke Jakarta di puncak arus balik diprediksi cukup tinggi. Hal itu berkaca pada tingginya kendaraan yang keluar Jakarta pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini.
"Satu hari arus puncaknya adalah 270 ribu kendaraan, tentunya arus balik cukup tinggi. Sampai saat ini sudah 43 yang baru kembali ke Jakarta maka dari itu akan kami kelola dengan baik dengan mekanisme rekayasa lalu lintas," ujar dia.
Dia memastikan Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah kebijakan lalu lintas untuk mengurai arus kendaraan kembali ke Jakarta. Namun, Kakorlantas juga meminta agar pengendara tidak memaksa untuk pulang saat one way arus balik berlangsung.
Dia menerangkan, kebijakan one way nasional arus balik bisa diperpanjang hingga tanggal 26 Maret dengan melihat kondisi lalu lintas di jalan tol. "Jadi one way nasional arus balik bukan hanya di tanggal 24, tanggal 25 pun kita perpanjang ketika bangkitan arus tinggi. Ketika flow-nya lalinnya sudah rendah itu bisa kita kelola kemungkinan akan kita cabut. Oleh sebab itu (pemudik) jangan fokus (pulang) di tanggal 24, nanti akan terjadi penumpukan di KM 70 sampai arah Jakarta. Ini yang harus kita antisipasi sehingga bisa terurai," jelasnya.









