Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS

Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 23 Maret 2026 - 18:06
share

Di tengah dinamika dan keragaman Kota Los Angeles, berdiri Masjid At-Thohir sebagai simbol kedamaian, persatuan, dan semangat dakwah Islam yang inklusif. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya yang mencerminkan nilai rahmatan lil ‘alamin Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Masjid At-Thohir diresmikan pada Maret 2022 menandai puncak perjalanan panjang yang dimulai sejak tahun 2015. Gagasan pendiriannya berawal dari pengalaman pribadi keluarga pengusaha nasional Garibaldi “Boy” Thohir yang melihat keterbatasan fasilitas ibadah bagi komunitas muslim Indonesia di Los Angeles, khususnya untuk pelaksanaan salat Jumat.

Baca juga: Hijriah Food Festival 2025, Hendropriyono Kunjungi Masjid At Thohir

“Kami sekeluarga memang sering berlibur ke Los Angeles. Ayah saya sering mengeluh kalau mau salat Jumat dan dari situlah muncul keinginan menghadirkan masjid bagi komunitas Indonesia di sini,” ujar Boy Thohir.

Terinspirasi oleh kebutuhan tersebut dan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum ayahnya H Mochamad Thohir, Boy Thohir bersama keluarga melalui Yayasan Mochammad Thohir berinisiatif menghadirkan sebuah masjid yang dapat menjadi rumah spiritual bagi diaspora Indonesia. Setelah melalui proses pencarian, sebuah bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1920 di kawasan downtown Los Angeles berhasil diakuisisi dan direnovasi menjadi masjid yang representatif.

Dengan luas sekitar 650 meter persegi dan kapasitas hingga 250 jemaah, Masjid At-Thohir kini dilengkapi fasilitas modern, termasuk ruang pembelajaran yang mendukung kegiatan edukasi dan dakwah. Transformasi bangunan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara keluarga Thohir dan masyarakat Indonesia di Los Angeles yang turut berkontribusi melalui donasi.

Dalam sambutannya saat peresmian, Boy Thohir menegaskan visi besar di balik pembangunan masjid ini. “Masjid ini kami harapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang membawa kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

“Kami ingin Masjid At-Thohir menjadi contoh bagaimana Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Indonesia di perantauan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, Masjid At-Thohir adalah manifestasi dari visi besar yakni menghadirkan Islam yang menyejukkan, inklusif, dan membawa manfaat bagi semua.“Kami berharap Masjid At-Thohir dapat terus menjadi oase spiritual, tidak hanya bagi umat muslim Indonesia, tetapi juga sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat luas,” kata Boy Thohir.

Sejak berdiri, Masjid At-Thohir konsisten menghadirkan berbagai kegiatan yang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar lintas agama dan budaya. Pada 2025, masjid ini menginisiasi kegiatan berbagi bingkisan kepada warga di sekitar lingkungan masjid sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian sosial.

“Tujuan kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi dengan tetangga di sekitar masjid serta menghadirkan nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Presiden Indonesia Muslim Foundation Masjid At-Thohir Adji Sudarmadji.

Memasuki tahun 2026, Masjid At-Thohir kembali menghadirkan program-program keagamaan yang memperkuat spiritualitas umat. Pada bulan Ramadan 1447 H, ada program i’tikaf di 10 malam terakhir Ramadan dengan pengaturan khusus demi menjaga kenyamanan dan keamanan jemaah.

Dalam semangat kebersamaan, KJRI Los Angeles bersama Indonesia Muslim Foundation (IMFO) dan Masjid At-Thohir menyelenggarakan perayaan Idulfitri 1447 H bertema “Makna Fitra Membawa Silaturahmi” pada 20 Maret 2026.

Kehadiran Masjid At-Thohir juga mendapat apresiasi dari perwakilan pemerintah Indonesia di Amerika Serikat. “Masjid ini menjadi kebanggaan kita bersama dan melengkapi keberadaan masjid milik WNI di Amerika Serikat sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.

Topik Menarik