Iran Serang Kompleks Petrokimia Haifa Israel, Jaringan Listrik Terganggu
Media Israel melaporkan rudal menghantam kompleks petrokimia Haifa. Channel 15 mengkonfirmasi, “dengan persetujuan sensor, serangan rudal baru-baru ini dari Iran menyebabkan kerusakan pada kilang minyak di Haifa.”
Laporan tambahan menunjukkan “pemadaman listrik total di Haifa dan sekitarnya,” setelah serangan rudal tersebut.
Menurut laporan yang muncul, dampak tercatat di wilayah Teluk Haifa, tempat instalasi industri penting berada, termasuk kilang minyak dan infrastruktur listrik.
Times of Israel juga mengakui serangan tersebut menyebabkan gangguan yang signifikan, dengan laporan tentang “pemadaman listrik di pinggiran Krayot di Haifa setelah serangan rudal.”
Konfirmasi lebih lanjut datang dari laporan internasional, dengan Associated Press menunjukkan jaringan listrik utara Israel mengalami kerusakan, karena rekaman menunjukkan kebakaran di dekat lokasi kilang di Haifa.Media Israel juga memperingatkan kemungkinan kebocoran bahan berbahaya setelah serangan tersebut, meningkatkan kekhawatiran tentang risiko lingkungan dan industri di salah satu pusat energi paling sensitif di negara itu.
Gangguan yang Meluas
Serangan rudal tersebut memicu sirene di sebagian besar wilayah tengah dan utara Israel, menyebabkan jutaan penduduk berlindung di tempat perlindungan.Media Israel melaporkan beberapa dampak rudal di berbagai lokasi, dengan layanan darurat menerima laporan serangan di beberapa lokasi secara bersamaan.
Di daerah utara, termasuk Kiryat Shmona, roket yang diluncurkan oleh gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, menyebabkan cedera setelah mengenai bangunan tempat tinggal, dengan setidaknya empat orang dilaporkan terluka, termasuk satu orang dalam kondisi kritis.
Skala serangan tersebut juga memiliki konsekuensi ekonomi langsung. Channel 12 Israel melaporkan rudal Iran "melumpuhkan pasar, ekonomi, dan perjalanan udara," menyoroti gangguan yang lebih luas yang disebabkan tembakan rudal yang berkelanjutan.
Serangan tersebut semakin menggarisbawahi keterbatasan sistem pertahanan udara Israel, karena beberapa proyektil dilaporkan lolos dari pencegatan dan mengenai target strategis dan sipil.
Baca juga: Iran Klaim Tembak Pesawat Tempur Siluman F-35 AS






