Berita Duka! Bos Group Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia

Berita Duka! Bos Group Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia

Ekonomi | sindonews | Kamis, 19 Maret 2026 - 15:34
share

Dunia usaha berduka karena Michael Bambang Hartono, salah satu pemilik Grup Djarum sekaligus salah satu orang terkaya di Indonesia meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026). Tokoh filantropi dan atlet bridge kebanggaan nasional ini mengembuskan napas terakhir di usia 86 tahun pada pukul 13.15 waktu Singapura.

Kepastian kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan. “Keluarga Besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya Pimpinan Kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” kata Budi saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga: Djarum Kucurkan Rp4 Miliar untuk Renovasi 80 Rumah di Kudus

Selain dikenal sebagai nakhoda imperium bisnis Djarum dan pemilik saham mayoritas Bank Central Asia (BCA) bersama adiknya, Robert Budi Hartono, almarhum juga dikenal luas karena dedikasinya di dunia olahraga, khususnya cabang bridge.

Kabar kepergiannya pertama kali tersiar melalui unggahan bela sungkawa dari Asosiasi Bridge Thailand, mengingat pengaruh besar almarhum dalam komunitas bridge internasional.

Pada ajang Asian Games 2018, ia mencatatkan sejarah sebagai atlet tertua kontingen Indonesia dan berhasil mempersembahkan medali perunggu. Atas prestasinya tersebut, ia menerima bonus sebesar Rp250 juta dari Presiden Joko Widodo yang kemudian seluruhnya ia sumbangkan untuk pembinaan olahraga.

Baca Juga: Ekspansi Bisnis, Ecommerce Milik Djarum Rambah Malaysia

Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, Michael Hartono merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri PT Djarum. Bersama sang adik, ia berhasil mentransformasi pabrik rokok kecil yang sempat terbakar hebat pada tahun 1963 menjadi konglomerasi lintas sektor.

Hingga saat ini, pihak keluarga maupun perusahaan belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai lokasi persemayaman dan jadwal pemakaman almarhum. “Mengenai rumah duka dan pemakaman kami masih menunggu informasi dari keluarga,” pungkas Budi.

Topik Menarik