Seskab Tinjau Layanan KA Kerakyatan di Stasiun Pasar Senen, Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya melakukan peninjauan langsung terhadap operasional Kereta Api Kerakyatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi kereta api dalam menghadapi arus Mudik Lebaran 2026.
Kunjungan tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan mutu layanan perkeretaapian nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Teddy memeriksa sejumlah fasilitas utama, seperti kondisi gerbong, kenyamanan kursi penumpang, serta kebersihan fasilitas toilet. Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pembenahan di sektor transportasi kereta api guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Baca juga: Mudik 2026: 52 Ribu Penumpang Kereta Berangkat Hari Ini, 19.745 Orang via Stasiun Pasar Senen
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita fokus pada pembenahan kereta api. Tadi kita cek langsung Kereta Api Kerakyatan,” ujar Teddy, di Stasiun Pasar Senen, Rabu (18/3/2026).Teddy juga menyampaikan tarif Kereta Api Kerakyatan untuk rute Jakarta–Yogyakarta kini lebih terjangkau dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp225.000 hingga Rp250.000, saat ini harga tiket turun menjadi sekitar Rp135.000 hingga Rp175.000.
Selain penyesuaian harga, peningkatan juga dilakukan pada sisi fasilitas. Teddy menjelaskan bahwa sistem pendingin udara berfungsi optimal, kondisi toilet terjaga kebersihannya, serta tata letak kursi yang kini lebih nyaman karena tidak lagi saling berhadapan.
Lihat video: Mudik Lebaran, Stasiun Pasar Senen dan Pelabuhan Merak Dipadati Pemudik
“Harganya menurun, fasilitasnya meningkat. AC-nya nyala, toiletnya bagus, tempat duduknya juga nyaman. Perjalanan sekitar enam jam ke Jogja jadi lebih nyaman,” jelasnya.Dalam kesempatan tersebut, Teddy turut berinteraksi langsung dengan para penumpang untuk memperoleh masukan terkait kualitas layanan yang dirasakan selama perjalanan.
“Saya sempat tanya ke pemudik, apakah keretanya nyaman, harganya murah, toiletnya bagus. Alhamdulillah mereka mengapresiasi,” ungkap Teddy.
Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa program Kereta Api Kerakyatan akan terus dikembangkan oleh pemerintah. Upaya peningkatan layanan tidak hanya difokuskan di wilayah Pulau Jawa, tetapi juga akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia.
“Ini akan terus kita kembangkan. Ke depan, seluruh perkeretaapian di Indonesia, tidak hanya di Jawa, juga akan meningkat kualitas, kenyamanan, dan kebersihannya. Itu pesan dari Pak Presiden,” ujar Teddy.










