Iran Gempur 2 Pangkalan Militer Israel dan Markas Besar Shin Bet, Ledakan Guncang Yerusalem
Militer Iran mengumumkan bahwa mereka telah menyerang dua pangkalan militer Israel dan markas besar dinas intelijen domestik Shin Bet dengan sejumlah drone tempur pada Kamis. Serangan ini terjadi saat perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel mendekati minggu ketiga.
“Pangkalan Udara Palmachim dan Ovda dari rezim Zionis serta markas besar Shin Bet menjadi sasaran drone dari tentara Republik Islam Iran,” kata militer Iran dalam sebuah pernyataan Kamis malam yang disiarkan oleh televisi pemerintah.
Baca Juga: Kapal Induk USS Gerald R Ford Terbakar, AS Klaim Bukan akibat Serangan Iran
Israel belum berkomentar tentang serangan Iran yang menggempur tiga situs sensitif rezim Zionis tersebut.
Namun, militer Zionis sebelumnya mengaku telah mengidentifikasi lebih banyak rudal Iran yang diluncurkan ke arah Israel. Alarm peringatan serangan rudal meraung-raung di Yerusalem. Ledakan juga terdengar keras di kota itu saat militer Israel berupaya mencegat rudal-rudal yang datang.Semalam, peluncuran rudal dari Iran dan Hizbullah juga membuat warga Israel bergegas ke tempat perlindungan di beberapa daerah lain, termasuk Tel Aviv dan perbatasan utara wilayah perbatasan dengan Lebanon.Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah melancarkan serangan udara berskala besar lainnya di seluruh Iran.
Setidaknya 13 orang di Israel telah tewas, dan hampir 2.000 terluka sejak perang dimulai pada 28 Februari, menurut para pejabat Zionis.
Perang sekarang memasuki hari ke-14 pada Jumat (13/3/2028), dan tidak ada tanda-tanda mereda meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersikeras bahwa serangan AS praktis telah mengalahkan Iran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran tetap berkomitmen pada perdamaian regional tetapi bersikeras perang hanya dapat berakhir jika hak-hak sah Iran diakui.
Dalam sebuah unggahan di X, Pezeshkian mengatakan dia telah berbicara dengan para pemimpin Rusia dan Pakistan dan menegaskan kembali posisi Iran bahwa konflik tersebut dipicu oleh rezim Zionis dan AS.Dia mengatakan ada tiga syarat yang harus dipenuhi jika ingin Iran menghentikan perang. Yakni, setiap resolusi harus mencakup pengakuan hak-hak Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan internasional bahwa serangan terhadap Iran di masa mendatang tidak akan terjadi.
Belum ada tanggapan dari Washington atas tiga syarat tersebut.
Pezeshkian menyampaikan tiga syarat itu saat upaya diplomatik semakin intensif untuk meredam konflik, dengan Rusia terus menjalin kontak erat dengan para pemimpin Iran dan menyerukan penghentian permusuhan.
AS dan Israel Serang Rumah Sakit Iran
Rumah sakit dan fasilitas kesehatan di seluruh Iran mengalami kerusakan akibat serangan AS-Israel yang semakin intensif, menurut Wakil Menteri Kesehatan Iran, Ali Jafarian.Berbicara kepada Al Jazeera dari Teheran, Jafarian mengatakan tim medis sedang menangani semakin banyak korban, banyak di antaranya warga sipil.“Sayangnya, ada banyak korban yang tewas di tempat kejadian karena [AS dan Israel] melakukan pengeboman besar-besaran [terhadap] infrastruktur sipil,” katanya, menambahkan bahwa setidaknya 1.395 orang telah tewas.
Menurutnya, orang-orang terjebak di bawah bangunan yang runtuh. Dia menambahkan bahwa serangan di daerah perkotaan telah meningkat dalam beberapa hari terakhir.
“Kami memiliki 31 fasilitas klinis dan rumah sakit utama yang rusak. Dua belas dari rumah sakit tersebut saat ini tidak beroperasi," paparnya.
Laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa sekolah serta infrastruktur energi dan air juga menjadi target serangan AS dan Israel.
Para analis mengatakan taktik serangan Israel terhadap Iran mencerminkan perilakunya selama perang genosida di Gaza, yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Mereka menuduh Israel menghancurkan seluruh sistem dengan menyerang sekolah, infrastruktur publik, dan lembaga negara.Seorang juru bicara Palang Merah Iran pada hari Rabu mengatakan hampir 20.000 bangunan sipil, termasuk setidaknya 16.000 unit hunian, telah terkena dampak sejak perang AS-Israel di Iran dimulai.
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan di X pada hari Kamis bahwa setiap agresi AS terhadap pulau-pulau Iran di Teluk akan mendorong Teheran untuk "meninggalkan semua pengekangan".
Beberapa pulau Iran, termasuk Pulau Kharg, merupakan terminal ekspor energi yang penting. Pangkalan militer Iran terletak di pulau-pulau lainnya.






