Jelang Mudik, Tarif Tol Semarang-Batang Melonjak Sampai Rp33.000
Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata bakal dikelola Kementerian Pertahanan (Kemenhan) per 1 April 2026. Saat ini, TMPNU Kalibata masih dikelola Kementerian Sosial (Kemensos).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto pun telah melakukan pertemuan untuk membahas transisi pengelolaan TMPNU Kalibata dari Kemensos ke Kemenhan di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Jenazah Almarhum Try Sutrisno Akan Dimakamkan di TMP Kalibata
Gus Ipul menyampaikan target proses transisi akan selesai pada bulan April. “Secara yuridis sama teknis silahkan, target 1 April diserahkan. Tapi dokumennya bisa kita serahkan sebelum April, (bulan) puasa ini juga boleh,” kata Gus Ipul didampingi Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih dalam keterangannya, dikutip Kamis (12/3/2026).
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemenhan terkait proses transisi ini. Selama proses pemindahan dan penyusunan regulasi, Kemensos akan membentuk tim transisi dan tetap mendukung pengelolaan dengan melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembiayaan untuk pemeliharaan dan lain sebagainya.“Jadi tanggal 1 April itu, operasional sudah di Kemenhan. Nah sambil kita back-up, karena kita masih ada SDM sama pembiayaan, pembiayaan untuk pemeliharaan dan segala macam kita back-up, sampai benar-benar Kemenhan sudah ada anggarannya,” ujarnya.
Baca juga: Ini 5 Jenderal Polisi yang Dimakamkan di TMP Kalibata
Saat ini, terdapat 216 Makam Pahlawan Nasional (MPN) di TMPN Utama Kalibata. Pengalihan pengelolaan ke Kemenhan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo, untuk memperkuat pemeliharaan hingga pengawasan terhadap keaslian dan penghormatan sesuai dengan nilai kebangsaan.
“Ini Kementerian Pertahanan sudah paling pas, sudah tidak ada lagi untuk urusan Taman Makam Pahlawan. Dari dulu saya sudah kefikiran soal Pengelolaan taman makam pahlawan oleh Kemensos. Pengelolaan oleh kemenhan ini sudah pas, untuk itu kita sambut baik arahan Presiden ini,” jelasnya.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto menjelaskan untuk pengelolaan TMPN Utama Kalibata tetap akan melibatkan Garnisun. “Ya, nanti kami pelaksanaannya di Garnisun juga Pak. Kalau enggak ya di Kodam juga,” kata Donny.
Kemudian, Donny juga mengapresiasi langkah cepat yang telah dibangun Kemensos dan Kemenhan untuk segera melakukan transisi pengelolaan TMPN. “Saya rasa terimakasih, kita segera melaksanakan perintah Presiden secepatnya,” ujarnya.









