Gebrak Gandeng Vapestore Perluas Edukasi Konsumen Vape
Gerakan Bebas Asap Tar dan Rokok (Gebrak) memperluas upaya edukasi kepada konsumen produk tembakau alternatif dengan menggandeng sejumlah vapestore di Jakarta. Kolaborasi ini bertujuan menyediakan informasi yang tepat dan berimbang bagi perokok dewasa terkait pengurangan risiko serta penggunaan produk secara bertanggung jawab.
Ketua Gebrak Garindra Kartasasmita menilai vapestore memiliki posisi strategis dalam menjangkau konsumen untuk memberikan edukasi mengenai penggunaan produk tembakau alternatif. “GEBRAK memberi apresiasi kepada para pemilik vapestore yang bersedia menjadi bagian dari gerakan ini. Harapannya, vapestore bisa menjadi mitra edukasi bagi konsumen. Edukasi ini penting karena perilaku pengguna berperan besar dalam membentuk pandangan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap keberadaan produk tersebut,” katanya melalui keterangan pers, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga:Pelaku Usaha Dukung Penindakan Tegas Penyalahgunaan Rokok Elektronik
Penguatan peran tersebut ditandai dengan dimulainya rangkaian sosialisasi perdana di sejumlah vapestore di wilayah Jakarta pada awal pekan ini. Tiga vapestore yang terlibat dalam tahap awal kegiatan yakni Panda Vapestore, VapePackers, dan Sarang Vapers.
Dalam kegiatan itu, Gebrak memasang stiker edukasi serta memberikan sertifikat partisipasi kepada vapestore sebagai simbol komitmen dalam mendukung penyampaian informasi yang bertanggung jawab kepada konsumen, termasuk imbauan untuk menghindari penyalahgunaan vape dengan narkoba.
Garindra menegaskan pihaknya akan terus menyuarakan edukasi mengenai bahaya tar dan asap rokok. Melalui edukasi tersebut, perokok dewasa yang ingin beralih ke produk alternatif diharapkan dapat memahami karakteristik produk yang digunakan dan mengambil keputusan secara lebih cermat berdasarkan informasi yang tersedia.
Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari pelaku usaha vapestore. Pemilik Panda Vapestore Azkanio Panda menilai industri vape membutuhkan gerakan yang fokus pada edukasi masyarakat tanpa kepentingan merek tertentu. “Industri vape butuh media dan gerakan yang benar-benar terjun dan ingin merangkul masyarakat. Tanpa brand. Karena itu saya support selalu Gebrak. Kita maju bareng-bareng,” ujarnya.
Baca Juga:Jonathan Frizzy Dihukum 8 Bulan Penjara Atas Kasus Vape Obat Keras
Pemilik VapePackers Rhomedal Aquino menambahkan bahwa peran vapestore tidak hanya sebatas menjual produk, tetapi juga memberikan informasi yang tepat kepada konsumen serta memastikan penerapan pembatasan usia secara ketat. “Gerakan Gebrak ini sangat menyenangkan karena menghadirkan kembali semangat edukasi. Sebagai vapestore, komitmen kami adalah memberikan solusi produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, bukan sekadar mendorong penjualan. Karena itu kami sangat tegas terhadap pembatasan usia dan tidak ragu melakukan pemeriksaan identitas jika diperlukan,” kata Rhomedal.
Ke depan, Gebrak berencana memperluas jangkauan sosialisasi dengan melibatkan lebih banyak pemilik vapestore dan komunitas produk tembakau alternatif di berbagai daerah. Edukasi akan dilakukan melalui pertemuan langsung maupun aktivitas daring guna memperkuat peran vapestore dan konsumen sebagai mitra edukasi yang bertanggung jawab.










