Berbagi Kebahagiaan, 5.000 Anak Yatim di Seluruh Indonesia Dapat Santunan
Sebanyak 5.000 anak yatim dan duafa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia diberikan santunan dalam program berbagi kebahagiaan Ramadan. Kegiatan serentak itu dipusatkan di salah satu lokasi, yakni Masjid Darussalam, Aceh Tamiang pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Kegiatan berbagi ini dilaksanakan secara serentak di sejumlah kota dan dipusatkan di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang. Di halaman masjid, ratusan anak yatim mendapat paket santunan Ramadan berisi perlengkapan sekolah dan bantuan untuk mendukung kebutuhan pendidikan.
Aceh Tamiang dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena wilayah itu termasuk daerah terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh beberapa waktu lalu. Bencana menyebabkan ribuan warga terdampak, merusak rumah, fasilitas umum, mengganggu aktivitas ekonomi, dan pendidikan masyarakat serta sebagian warga masih menempati hunian sementara (huntara) sembari menunggu proses pemulihan.
Baca juga: Bahlil Berkelakar Sebut Lailatul Qadar itu Kalau Kursi Nambah, Kiai Cholil Nafis Buka Suara
Kegiatan berbagi yang dilakukan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama BSI Maslahat itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan kembali semangat dan keceriaan bagi anak-anak di tengah proses pemulihan pascabencana."Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita," ujar Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo melalui keterangannya, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program BSI Berbagi yang rutin diselenggarakan sekaligus sebagai wujud dari kehadiran BSI sebagai Sahabat Sosial, BSI Maslahat berperan dalam penyaluran santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai wilayah operasional, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Banjarmasin.
Jumlah penerima manfaat pada tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak. Selain santunan anak yatim, program ini juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke berbagai pesantren di Indonesia.










