Inilah Rudal Generasi Baru Iran Mampu Tembus Sistem Pertahanan Israel dan Negara-negara Arab
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan peluncuran gelombang ke-23 Operasi True Promise 4, yang menyoroti pengerahan sistem rudal generasi baru terhadap target di wilayah pendudukan dan pangkalan AS di seluruh wilayah tersebut.
Kantor Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan fase terbaru operasi tersebut dilakukan pada hari itu sebagai bagian dari serangan gabungan drone dan rudal.
Inilah Rudal Generasi Baru Iran Mampu Tembus Sistem Pertahanan Israel dan Negara-negara Arab
1. Rudal Generasi Baru Berbahan Bakar Padat dan Cair
Menurut pernyataan tersebut, gelombang terbaru melibatkan sistem rudal canggih yang dirancang untuk menyerang banyak target."Dalam gelombang ini, rudal generasi baru berbahan bakar padat dan cair menargetkan sasaran di wilayah pendudukan dan pangkalan Amerika di wilayah tersebut," kata Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), dilansir Press TV.
Pernyataan itu mengatakan rudal-rudal tersebut menghantam sejumlah instalasi militer AS di seluruh wilayah.
"Markas besar pasukan teroris AS di pangkalan Sheikh Isa, Juffair, Ali al-Salem, dan al-Azraq termasuk di antara sasaran yang dihantam dalam gelombang ini," bunyi pernyataan itu, merujuk pada pos-pos terdepan Amerika di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.IRGC juga mengatakan sasaran di dalam wilayah pendudukan juga dihantam selama operasi tersebut.
"Juga di wilayah penting dan sensitif Be'er Sheva di wilayah pendudukan, pusat teknologi canggih, fasilitas keamanan siber, dan pusat dukungan militer termasuk di antara sasaran," kata Korps Garda Revolusi Iran, merujuk pada kota pendudukan yang berfungsi sebagai pusat teknologi rezim Israel.
2. Meluncurkan Rudal Khorramshahr-4, Kheibar, dan Fattah
Sebelumnya pada hari itu, IRGC mengatakan fase lain dari Operasi Janji Sejati 4 telah dimulai, dengan membanggakan "eksekusi peluncuran rudal yang sempurna dari rantai pangkalan rudal IRGC yang tak terputus."Fase sebelumnya, "secara tegas menghancurkan propaganda arogan penindasan global yang mengklaim kemampuan pertahanan Iran melemah atau operasi rudal dan drone goyah."
IRGC mengatakan operasi tersebut melibatkan sistem rudal canggih, termasuk rudal Khorramshahr-4, Kheibar, dan Fattah. Menurut pernyataan tersebut, serangan rudal menghantam target di seluruh wilayah pendudukan dan posisi yang terkait dengan pasukan AS di wilayah tersebut.Pernyataan itu muncul kurang dari seminggu setelah AS dan rezim memulai serangan agresi tanpa provokasi baru mereka terhadap wilayah Iran.
Operasi IRGC, yang diluncurkan segera setelah dimulainya agresi, telah membuat Korps menyerang sejumlah target strategis dan sensitif Amerika dan Israel.
Serangan-serangan tersebut telah menghantam target yang terletak jauh di dalam kota Tel Aviv dan kota suci al-Quds yang diduduki, selain juga menghantam kepentingan Amerika seperti kapal induk Abraham Lincoln dan kapal perusak AS yang berlayar di Samudra Hindia, ratusan kilometer jauhnya dari pantai Iran.










